asiawebawards.com
  • 2026-07-29 07:11:10 +0000 UTC

    Jul 29, 2026

    Pemprov Papua Pegunungan dorong ekonomi rakyat untuk tekan inflasi

    Pemprov Papua Pegunungan dorong ekonomi rakyat untuk tekan inflasi

    Rabu, 29 Juli 2026 14:11 WIB

    Image Print

    Gubernur Papua Pegunungan John Tabo melihat hasil pertanian dan perkebunan di Koperasi Provinsi Papua Pegunungan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. ANTARA/Yudhi Efendi

    Wamena, Papua Pegunungan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan mendorong ekonomi kerakyatan melalui pembukaan lahan-lahan pertanian di kampung-kampung di delapan kabupaten untuk menekan inflasi.

    Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mencatat tingkat inflasi tahunan (yoy) tertinggi di Indonesia pada Juni 2026 yakni sebesar 7,84 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) mencapai 122,43.

    Gubernur Papua Pegunungan John Tabo, dalam keterangan tertulis di Wamena, Rabu, mengatakan pembukaan lahan pertanian dan perkebunan rakyat merupakan salah satu upaya untuk menekan inflasi yang saat ini terjadi di daerahnya.

    "Dengan masyarakat mengelola lahan-lahan kosong di kampung-kampung wilayah Papua Pegunungan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi rakyat, sehingga inflasi yang tinggi tersebut dapat menurun," katanya.

    Dia memerintahkan organisasi perangkat daerah atau OPD teknis untuk mendorong pengelolaan sektor pertanian dan perkebunan di delapan kabupaten Papua Pegunungan.

    "Dengan masyarakat turun ke lapangan, menanam berbagai jenis sayuran, maka roda ekonomi sedang berputar di tingkat bawah, sehingga membantu pendapatan masyarakat," ujarnya.

    Dia menjelaskan apalagi saat ini telah berdiri Koperasi Provinsi Papua Pegunungan yang tugasnya menampung hasil-hasil pertanian dan perkebunan masyarakat di delapan kabupaten.

    "Pemerintah telah menyiapkan wadah koperasi di bawah kendali Dinas Koperasi dan UKM Papua Pegunungan, yang nanti menampung hasil sayur mayur, buah-buahan termasuk kopi dengan harga yang baik supaya membantu pendapatan masyarakat," katanya.

    Dia menambahkan nantinya hasil-hasil pertanian dan perkebunan masyarakat itu akan dikirim ke Kabupaten Biak Numfor, Merauke termasuk di Jayapura.

    "Meski kami pemerintahan baru, tetapi terus berbenah dan maju untuk membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui program dan kebijakan yang telah berjalan saat ini," ujarnya.

    Koperasi Provinsi Papua Pegunungan baru diresmikan oleh Gubernur Papua Pegunungan John Tabo beberapa waktu lalu di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

    Pewarta : Yudhi Efendi
    Editor: Hendrina Dian Kandipi
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    2026-07-29 07:11:10 +0000 UTC