Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Aceh melepaskan sebanyak 81 kafilah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional (MTQN) ke-31 yang berlangsung pada 11–20 September 2026, di Semarang, Jawa Tengah.

"Berangkatlah dengan niat yang baik, dengan keyakinan, ketekunan, dan semangat untuk memberikan yang terbaik," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik usai pelepasan, di Banda Aceh, Kamis.

Adapun 81 kafilah Aceh yang diberangkatkan tersebut terdiri dari 58 peserta, 14 pelatih, dan 9 official, mereka semua telah mengikuti rangkaian training dan persiapan.

Taufik menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Syariat Islam Aceh, LPTQ Aceh, para pelatih, official, serta seluruh pihak yang telah membimbing dan mempersiapkan kafilah.

Ia berharap seluruh peserta dapat tampil optimal dengan penuh keyakinan, ketekunan, dan semangat untuk memberikan yang terbaik bagi Aceh.

"Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kelancaran, ketenangan, dan kemampuan sehingga saudara-saudara dapat tampil secara optimal serta meraih prestasi yang membanggakan,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga mengingatkan para kafilah agar tetap menjaga kesehatan, stamina, dan perilaku selama mengikuti MTQN. 

"Sebagai duta Aceh, kita harapkan bisa menunjukkan keramahan dan kesantunan serta senantiasa menjaga nama baik daerah," kata Taufik.

Berdasarkan laporan Dinas Syariat Islam, kafilah Aceh yang diberangkatkan tersebut telah memenuhi kuota peserta untuk seluruh cabang perlombaan. 

Sementara itu, Ketua Harian LPTQ Aceh, Hajarul Akbar menyampaikan bahwa pembinaan kafilah terus dilakukan secara lebih serius dan terarah, sehingga mampu meraih peringkat atas seperti di MTQN Kalimantan Tengah 2003 silam.

Menurutnya, pengalaman tersebut perlu menjadi bahan untuk menyusun roadmap pembinaan, terlebih lagi Aceh diproyeksikan menjadi tuan rumah MTQN 2028. 

"Kesiapan mental para peserta, semoga tidak terbebani oleh tekanan persaingan, serta fokus pada kesiapan dan kemampuan diri sendiri," demikian Hajarul Akbar.

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : M Ifdhal

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.