Pemkot Batam mengumpulkan Rp2,3 miliar sebagai donasi korban bencana NTT

Senin, 24 Agustus 2026 10:54 WIB

Image Print

Wali Kota Batam Amsakar Achmad (kiri) dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra (kanan). ANTARA/Amandine Nadja

Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menggalang donasi bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi, dengan tahap pertama sudah terkumpul mencapai Rp2,3 miliar.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan penggalangan bantuan tersebut menjadi bagian dari momentum peringatan kemerdekaan yang tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama.

“Gebrakan pertama kita untuk peduli NTT sudah terkumpul Rp2,3 miliar. Ini adalah bentuk keberpihakan dan cinta kita terhadap sesama anak bangsa,” ujar Amsakar dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Senin.

Donasi tersebut berasal dari sejumlah perusahaan dan lembaga di Batam. PT PLN Batam memberikan bantuan sebesar Rp1 miliar, PT Wasco Engineering Indonesia Rp900 juta, Gabungan Pengusaha Batam Rp300 juta dan BAZNAS Kota Batam Rp100 juta.

"Kami memanfaatkan momentum kemerdekaan ini untuk menggalang bantuan bagi masyarakat NTT yang tengah menghadapi bencana,” ujar Amsakar.

Pemkot Batam juga telah menyerahkan bantuan tersebut kepada perwakilan paguyuban NTT sebagai tahap pertama penyaluran bantuan.

Lebih lanjut, Amsakar mengatakan penggalangan bantuan tersebut masih akan dilanjutkan untuk membuka ruang bagi masyarakat maupun pihak lain yang ingin berpartisipasi membantu korban bencana di NTT.

Menurutnya, kepedulian masyarakat Batam terhadap daerah yang dilanda bencana bukan kali pertama.

Sebelumnya, masyarakat Batam juga menggalang bantuan sekitar Rp7,5 miliar bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Medan, dengan tiap provinsi menerima Rp2,5 miliar.

“Semangat yang sama, diharapkan kembali tumbuh untuk membantu masyarakat NTT,” katanya.

Ia mengajak masyarakat yang ingin berpartisipasi menyalurkan bantuan melalui kanal digital QRIS.

“Mari menjadi warga yang tidak hanya peduli pada pembangunan daerah, tetapi juga peka terhadap nasib saudara kita sebangsa dan setanah air,” ujar Amsakar.

Pewarta : Amandine Nadja
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.