Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan mengapresiasi program Bulog Peduli Rumah Pangan Kita (RPK) Mandiri untuk pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan memberikan bantuan permodalan berupa barang dan fasilitas usaha.
Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR saat penyerahan bantuan tersebut di Ballroom Hotel BW Kindai Banjarmasin, Jumat, menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog, khususnya Kantor Wilayah Kalimantan Selatan, atas kepeduliannya dalam mendukung pengembangan UMKM di kotanya.
Menurut dia, program ini menjadi salah satu upaya membuka peluang usaha, memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
"Dukungan terhadap UMKM tidak cukup hanya melalui pemberian modal, tetapi juga perlu disertai pembekalan kewirausahaan agar pelaku usaha mampu mengelola dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan" ujar Yamin.
“Diharapkan, bantuan ini tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi mampu menjadi titik awal tumbuhnya usaha yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Yamin juga berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di Banjarmasin.
Baca juga: Bulog salurkan Program TJSL pendirian RPK ke pelaku UMK di Malang
Baca juga: Bulog salurkan dana TJSL untuk puluhan pelaku UMKM di Banyumas
Untuk itu, kata dia, Pemkot Banjarmasin akan mendorong kolaborasi bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskopumker) agar program pengembangan UMKM dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.
"Ini salah satu program Bulog yang bisa dikolaborasikan dengan program-program pemerintah daerah, dengan program-program Bapak Presiden Prabowo Subianto, dan tentunya bisa kita memberikan yang terbaik dan untuk bagaimana kita bisa UMKM itu bisa naik kelas," pungkas Yamin.
Sementara itu, Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto menjelaskan bahwa bantuan program Bulog Peduli RPK Mandiri diberikan kepada 30 UMKM di Banjarmasin.
Menurut dia, setiap penerima memperoleh bantuan senilai Rp5,3 juta berupa fasilitas rak dan modal usaha dalam bentuk barang yang dapat diputar kembali untuk mendukung kegiatan penjualan.
“RPK ini merupakan outlet Bulog yang menyalurkan beras Bulog, beras komersial, minyak, dan komoditas pangan lainnya,” jelas Prihasto.
Dia berharap bantuan tersebut dapat menjadi modal usaha produktif yang dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh penerima manfaat, sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
Baca juga: Bulog fasilitasi modal usaha pendirian RPK baru bagi UMKM Yogyakarta
Baca juga: Bulog pastikan 60 Rumah Pangan Kita beroperasi di Wamena Jayawijaya
Baca juga: Bulog libatkan 21 ribu RPK dan BRILink salurkan pangan hingga pelosok
Pewarta: Sukarli
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.