asiawebawards.com
  • 2026-07-29 07:07:07 +0000 UTC

    Jul 29, 2026

    Pemkot anggarkan Rp50 Miliar untuk bangun Taman Budaya Batam sebagai obyek wisata

    Pemkot anggarkan Rp50 Miliar untuk bangun Taman Budaya Batam sebagai obyek wisata

    Rabu, 29 Juli 2026 14:07 WIB

    Image Print

    Illustrasi - Pertunjukan tarian Melayu di Kenduri Seni Melayu Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Juli 2026. ANTARA/Amandine Nadja

    Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mengalokasikan anggaran sekitar Rp50 miliar untuk membangun Taman Budaya Nyat Kadir sebagai obyek wisata budaya baru sekaligus ruang berkarya bagi para pelaku seni dan ekonomi kreatif.

    Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam Ardiwinata mengatakan pembangunan saat ini masih berada pada tahap perencanaan yang dikoordinasikan oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Batam.

    "Saat ini masih tahap perencanaan. Konsultan sedang melakukan kajian teknis dan menyusun DED (Detail Engineering Design) agar pembangunan benar-benar matang sebelum memasuki tahap fisik," ujar Ardiwinata saat dihubungi di Batam, Rabu.

    Menurutnya, konsultan perencana yang telah ditetapkan melalui proses lelang tengah melakukan kajian teknis terhadap Gedung Beringin sebagai lokasi pembangunan.

    Ia menjelaskan, kajian tersebut bertujuan memastikan kondisi bangunan, struktur konstruksi, hingga kebutuhan pengembangan kawasan sehingga pembangunan dapat dilaksanakan secara optimal.

    “Penyusunan DED ditargetkan rampung pada akhir 2026 dan setelah itu akan mulai pembangunan,” katanya.

    "Taman Budaya Nyat Kadir bukan hanya menjadi tempat pertunjukan seni, tetapi juga ruang kolaborasi, pembinaan generasi muda, pelestarian budaya Melayu, serta rumah bersama bagi seluruh paguyuban budaya yang hidup dan berkembang di Kota Batam," katanya.

    Ia menambahkan, pengelolaan taman budaya juga akan mendukung sektor pariwisata melalui penyelenggaraan pertunjukan seni secara rutin.

    Disbudpar, kata dia, akan menggandeng pelaku industri pariwisata dan agen perjalanan agar Taman Budaya Nyat Kadir menjadi salah satu destinasi wajib dalam paket wisata Batam.

    "Di Kota Batam, kami belum memiliki tempat pertunjukan seni yang permanen dan diselenggarakan secara reguler. Nantinya di sini akan ada panggung indoor maupun outdoor yang bisa dimanfaatkan untuk pertunjukan seni dan menjadi atraksi wisata," ujarnya.

    Selain pertunjukan seni, kawasan tersebut juga akan dimanfaatkan oleh pelaku ekonomi kreatif, mulai dari seni rupa, kriya, fesyen hingga komunitas film sebagai ruang pameran maupun kegiatan kreatif lainnya.

    "Ekonomi kreatif dan kebudayaan saling berkaitan. Karena itu, taman budaya ini juga akan menjadi ruang bagi berbagai subsektor ekonomi kreatif untuk berkembang," tambah Ardiwinata.

    Nama Nyat Kadir dipilih oleh Wali Kota Batam sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum yang dikenal sebagai tokoh Melayu, dan mantan Wali Kota Batam periode 2001-2005.

    Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkot anggarkan Rp50 M bangun Taman Budaya Batam sebagai obyek wisata

    Pewarta : Amandine Nadja
    Editor: Nadilla
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-07-29 07:07:07 +0000 UTC