Tapanuli Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, memperkuat sektor pertanian melalui pembangunan infrastruktur, legalisasi kelompok tani, penyaluran bibit unggul, serta pengembangan komoditas berbasis riset bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat didampingi Kepala Dinas Pertanian Victor Siagian meninjau pembangunan akses jalan menuju Parlobuan, Desa Tapian Nauli II, Kecamatan Sipahutar, Jumat.
Pembangunan jalan tersebut diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus distribusi dan pengangkutan hasil pertanian sehingga dapat mendukung aktivitas ekonomi warga.
Selain infrastruktur, Pemkab Taput juga memperkuat kelembagaan petani. Sebanyak 25 kelompok tani dari Kecamatan Pagaran, Siborongborong, dan Muara melakukan penandatanganan akta notaris di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Siborongborong.
Legalitas tersebut diharapkan memperluas akses kelompok tani terhadap program kemitraan, bantuan pemerintah, serta berbagai program pengembangan usaha pertanian.
Pada saat yang sama, Pemkab Taput menyalurkan 150 ribu batang bibit kopi melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) kepada 24 kelompok tani di Kecamatan Sipahutar dan Pangaribuan.
"Penguatan sektor pertanian juga dilakukan melalui kerja sama dengan BRIN untuk mengidentifikasi dan mengembangkan potensi hortikultura di Kecamatan Muara," ujar Victor, Sabtu (12/9).
Kajian tersebut meliputi pengembangan sereh wangi di Desa Hutaginjang, penetapan pohon induk alpukat unggulan di Desa Simatupang, serta sertifikasi pohon induk durian khas Tapanuli Utara di Desa Batu Binumbun bersama BPSB Hortikultura Sumatera Utara.
Untuk mendukung ketahanan pangan, Pemkab Taput juga menyiapkan lahan seluas delapan hektare di Kawasan Pertanian Terpadu untuk gerakan tanam jagung dengan melibatkan petani milenial, produsen benih nasional, dan pemerintah kecamatan.
Pemkab Taput berharap integrasi pembangunan infrastruktur, penguatan kelembagaan petani, dukungan sarana produksi, dan pengembangan berbasis riset dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
Pewarta: Rinto Aritonang
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.