Rantau (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, menemukan pola pencegahan aksi balap liar melalui patroli terpadu dan penjagaan pada malam akhir pekan, yang mulai menunjukkan hasil di kawasan perkotaan Rantau.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tapin Mudo Harjuno mengatakan, patroli bersama Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas Polres Tapin telah berjalan hampir satu bulan untuk menjawab keluhan masyarakat terkait balap liar.
"Patroli dan penjagaan ini kami lakukan untuk mencegah aksi balap liar yang meresahkan masyarakat, terutama pada malam menjelang akhir pekan," ujarnya saat dihubungi lewat Telpon di Rantau, Kabupaten Tapin, Sabtu.
Baca juga: Satlantas Polres Tapin amankan 31 motor dalam penertiban balap liar
Menurut dia, hasil pengawasan mulai terlihat pada malam menjelang akhir pekan, ketika kawasan perkantoran Rantau Baru yang sebelumnya kerap menjadi lokasi balap liar kini relatif tidak lagi diwarnai aksi tersebut.
"Selain mencegah balap liar, petugas juga melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang ditemukan selama patroli," katanya.
Pada pekan ketiga pelaksanaan kegiatan, kata dia, petugas mengamankan 10 orang yang sebagian besar masih di bawah umur dan diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.
Baca juga: Satlantas Tapin amankan 42 motor dari lokasi balap liar
Mudo menjelaskan, petugas mendirikan pos penjagaan di persimpangan Bundaran Adipura mulai pukul 00.00 Wita hingga dini hari. Sementara patroli bergerak menyusuri kawasan perkotaan Rantau untuk mengantisipasi aksi balap liar di titik lain.
"Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap malam Sabtu dan malam Minggu dengan melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Satlantas Polres Tapin," ungkap Mudo.
Mudo menyebutkan, kendaraan yang digunakan dalam aksi balap liar diserahkan kepada Unit Satlantas Polres Tapin untuk diproses lebih lanjut melalui penilangan sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Remaja Tapin luka parah diduga usai cekcok balap liar
Ia mengungkapkan, kombinasi pos penjagaan dan patroli bergerak menjadi langkah yang akan terus diterapkan guna menjaga ketertiban sekaligus mencegah pelaku berpindah lokasi saat petugas melakukan pengawasan.
"Satpol PP Tapin bersama instansi terkait berkomitmen melakukan pos penjagaan dan patroli secara rutin pada setiap akhir pekan guna menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama pengguna jalan di kawasan perkotaan Rantau," katanya menambahkan.
Pewarta: Muhammad Rastaferian Pasya
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.