Pemkab Rejang Lebong siapkan regulasi pembayaran ZIS nontunai bagi ASN - ANTARA News Bengkulu
Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, tengah menyiapkan regulasi penerapan sistem pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara nontunai bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah setempat.
Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Rejang Lebong Bobby Harpa Santana di Rejang Lebong, Selasa, mengatakan penerapan sistem tersebut dilakukan sebagai upaya modernisasi pengelolaan zakat agar lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
Langkah ini diputuskan usai finalisasi Nota Kesepakatan Bersama MoU pengelolaan ZIS serta dana sosial keagamaan lainnya antara Pemkab Rejang Lebong dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat.
"Selama ini pembayaran zakat, infak, dan sedekah masih dilakukan secara manual. Ke depan, kita akan mengembangkan sistem pembayaran berbasis payroll atau nontunai, sehingga penyaluran dilakukan melalui pemotongan atau transfer langsung dari rekening muzaki ke rekening Baznas," kata Bobby.
Dia menjelaskan, digitalisasi pembayaran zakat tidak hanya memudahkan para ASN sebagai muzaki, tetapi juga memperkuat transparansi tata kelola dana ZIS di daerah tersebut.
Rapat fasilitasi kerja sama tersebut merupakan tahapan akhir penyempurnaan MoU yang telah digodok oleh Tim Kerja Sama Daerah bersama pihak Baznas Rejang Lebong.
"Sinergi dengan Baznas ini butuh payung hukum yang kuat. Keberadaan MoU menjadi penting agar seluruh program sosial yang dijalankan memiliki kepastian hukum sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Rejang Lebong Ahmad Supani mengapresiasi dukungan pemkab dalam mendorong optimalisasi zakat melalui regulasi baru ini.
Disebutkan Supani, pascapenandatanganan MoU nantinya akan ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis serta sosialisasi ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"Setelah penandatanganan MoU, kami akan sosialisasi ke OPD mengenai mekanisme sistem payroll ini agar implementasinya berjalan efektif dan pengumpulan dana ZIS makin maksimal," katanya.
Supani menambahkan, potensi dana ZIS yang terkelola dengan baik nantinya akan disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program kemanusiaan dan kemasyarakatan, seperti bantuan kesehatan, bedah rumah, beasiswa pendidikan, hingga program anak asuh.
Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.