Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu memperkuat upaya promotif dan preventif kesehatan remaja serta percepatan penurunan stunting melalui pelaksanaan Gerakan Nasional Aksi Bergizi di sekolah.

Pelaksana Tugas Bupati Rejang Lebong Hendri Praja usai mengikuti program Gerakan Nasional Aksi Bergizi di SMAN 2 Rejang Lebong, Kamis, mengatakan kegiatan bertema "Gizi Seimbang, Generasi Gemilang" tersebut, salah satu bentuk implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017.

Dia menjelaskan kasus anemia pada remaja putri menjadi salah satu faktor tidak langsung penyebab stunting di masa depan.

Oleh karena itu, edukasi gizi dan pemberian tablet tambah darah (TTD) secara rutin menjadi fokus intervensi pemerintah daerah.

Pemkab Rejang Lebong pada tahun ini telah menargetkan penurunan angka prevalensi stunting dari 14 persen menjadi di bawah 10 persen.

Angka prevalensi stunting di Kabupaten Rejang Lebong sejak beberapa tahun belakangan menunjukkan penurunan signifikan, dari yang sebelumnya pada 2024 mencapai 28 persen dan 2025 menjadi 14 persen.

Pada Aksi Bergizi di SMAN 2 Rejang Lebong ini juga diisi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi siswa dan dewan guru sebagai bagian dari deteksi dini gangguan kesehatan, mulai dari persoalan gizi, obesitas, kesehatan reproduksi, hingga kesehatan jiwa dan emosional.

Baca juga: BPBD Rejang Lebong larang warga bakar sampah sembarangan

Menurutnya, program deteksi dini ini sejalan dengan program CKG anak sekolah guna mengenali risiko kesehatan sejak dini agar penanganan dapat dilakukan lebih awal.

"Upaya preventif dan promotif ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan sehat yang diterapkan secara berkelanjutan oleh warga sekolah," ujarnya.

Pihaknya mengimbau seluruh sekolah di Kabupaten Rejang Lebong untuk menjadikan Aksi Bergizi sebagai agenda rutin mingguan serta memberdayakan guru dan siswa sebagai agen perubahan pola hidup bersih dan sehat, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.