Pemkab Pasaman Barat telah lengkapi semua dokumen rencana pembangunan sekolah rakyat

Senin, 7 September 2026 16:32 WIB

Image Print

Bupati Pasaman Barat Yulianto menyalami Menteri Sosial Saifullah Yusuf didampingi Wakil Bupati M.Ihpan dan PLT Kepala Dinas Sosial Vanvoni Gorbi saat membicarakan tentang sekolah rakyat di Jakarta beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Dinas Sosial. (Persiapan pembangunan sekolah rakyat)

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat telah melengkapi semua dokumen persyaratan pembangunan Sekolah Rakyat atau Dokumen Readiness Criteria (RC) yang minta pemerintah pusat.

"Semua persyaratan yang diminta telah kita serahkan. Kita berharap tahun ini sekolah rakyat bisa dibangun," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Sosial Pasaman Barat Vanvoni Gorbi di Simpang Empat, Senin.

Menurutnya informasi terakhir dari pemerintah pusat pembangunan sekolah rakyat yang direncanakan di Padang Tujuh Kecamatan Pasaman atau di belakang kantor Dinas Sosial atau di depan Kantor Dinas Perhubungan akan dimulai akhir tahun ini.

"Kita terus memantau dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Sosial. Mudah-mudahan pembangunannya cepat dilakukan," harapnya.

Dia mengatakan untuk pematangan lahan yang akan dibangun sekolah rakyat juga telah dianggarkan di APBD Pasaman Barat.

"Pematangan lahan akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dalam waktu dekat ini," ujarnya.

Dia bersama Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat juga telah menemui Menteri Sosial terkait Sekolah Rakyat.

Dia menyebutkan sekolah rakyat merupakan program strategis pemerintah pusat. Pihaknya ingin melakukan percepatan untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

Dia menjelaskan, sesuai program Presiden Prabowo Subianto Sekolah Rakyat itu nantinya akan diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin yang masuk dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN), khususnya kelompok desil 1 dan 2.