Lamongan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menuntaskan perbaikan 45 ruas jalan sepanjang 33.049 meter melalui program Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula) hingga 13 Oktober 2026.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan pembangunan infrastruktur dari pemerintah pusat perlu disinergikan dengan program prioritas daerah agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Program-program kami harus saling mendukung dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat. Pembangunan melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) dan Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) kami sinergikan dengan program Jamula agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” katanya saat mendampingi kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi V Ali Mufti dalam meninjau pembangunan infrastruktur di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa. 

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah setempat menargetkan perbaikan 57 ruas jalan sepanjang 41.515 meter pada 2026. Berdasarkan panjang penanganan, realisasi tersebut mencapai sekitar 79,6 persen dari target.

"Kami juga merencanakan pemasangan ribuan titik lampu penerangan jalan melalui program Lamongan Menyala untuk mendukung keamanan dan kenyamanan mobilitas masyarakat," katanya. 

Pada kesempatan tersebut, peninjauan dilakukan di Kecamatan Kedungpring pada ruas Sidomlangean-Nglebur melalui program PISEW, dengan pembangunan sepanjang 360 meter di Sidomlangean dan 180 meter di Nglebur. Sedangkan pada ruas Kedungbanjar-Kedungdadi, penanganan mencakup 271 meter di Kedungbanjar dan 150 meter di Kedungdadi.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi V Fraksi Golkar Ali Mufthi mengatakan program PISEW berperan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian, melalui peningkatan aksesibilitas dan kelancaran distribusi hasil produksi.

Dia menjelaskan, selain PISEW, pembangunan jalan di Lamongan mendapat dukungan program IJD, salah satunya pada ruas Made-Plembon sepanjang 1.900 meter yang masih dalam tahap lelang. 

"Peningkatan kualitas jalan tersebut diharapkan mendukung konektivitas kawasan pertanian dan distribusi hasil panen," katanya. 

Pewarta: Alimun Khakim
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.