asiawebawards.com
  • 2026-08-19 11:20:47 +0000 UTC

    Aug 19, 2026

    Pemkab Kulon Progo rencanakan perluasan RSUD Nyi Ageng Serang

    Pemkab Kulon Progo rencanakan perluasan RSUD Nyi Ageng Serang

    Rabu, 19 Agustus 2026 18:20 WIB

    Image Print

    Bupati Kulon Progo Agung Setyawan. (ANTARA/Sutarmi)

    Kulon Progo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta merencanakan perluasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nyi Ageng Serang guna mengurai kepadatan layanan kesehatan dan meningkatkan fasilitas medis bagi masyarakat.

    Bupati Kulon Progo Agung Setyawan di Kulon Progo, Rabu, mengatakan rencana pengembangan gedung baru lima lantai tersebut bakal memanfaatkan lahan milik provinsi yang berada persis di sisi utara gedung RSUD saat ini.

    "Kami menyampaikan satu gagasan di mana ada lahan milik provinsi yang bisa dimanfaatkan dan telah mendapatkan sinyal positif, tinggal pengurusan administratif," kata Bupati Agung Setyawan.

    Ia mengatakan lahan milik Pemprov DIY tersebut selama ini difungsikan sebagai area praktik pertanian. Melalui skema permohonan pinjam pakai, tanah tersebut nantinya akan diintegrasikan dengan area rumah sakit yang ada saat ini.

    Pembangunan gedung baru berlantai lima itu ditujukan untuk merespons keterbatasan kapasitas layanan kesehatan yang kian mendesak di Kulon Progo. Salah satu fokus utamanya adalah penambahan unit fasilitas hemodialisis atau layanan cuci darah.

    "Yang menjadi kebutuhan di Kulon Progo ini adalah kurangnya fasilitas hemodialisis. Di mana perbandingannya sekarang satu alat bisa melayani lebih dari tujuh sampai delapan orang, sehingga pasien yang membutuhkan cuci darah harus mengantre cukup lama," katanya.

    Selain penambahan unit hemodialisis, gedung baru tersebut dirancang untuk menampung unit layanan pusat penanganan trauma serta ruang rawat inap tambahan.

    Bupati juga menambahkan proyek pengembangan ini sekaligus menjadi solusi atas permasalahan keterbatasan lahan parkir yang selama ini dikeluhkan pengunjung gedung lama. Gedung baru kelak akan mengusung desain terintegrasi, dengan menempatkan area parkir di lantai bawah (ground/basement) dan ruang pelayanan kesehatan di lantai atas.

    "Setelah gedung baru berdiri, secara bertahap gedung lama juga akan dikembangkan dengan pola yang sama, yakni pembangunan ke arah atas untuk memaksimalkan kapasitas lahan yang terbatas," kata Bupati Agung.

    Pewarta : STR
    Editor: Sutarmi
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    2026-08-19 11:20:47 +0000 UTC