Pemkab Kapuas dan Pertamina bahas antrean panjang BBM di sejumlah SPBU
Jumat, 21 Agustus 2026 17:56 WIB
Suasana rapat koordinasi dan evaluasi bahas terkait kondisi stok dan kelancaran jalur distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kota Kuala Kapuas, Kamis (20/8/2026). ANTARA/HO-Diskominfosantik Kapuas.
Kuala Kapuas (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, melakukan pembahasan dengan perwakilan PT Pertamina terkait kondisi stok dan kelancaran jalur distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah setempat.
"Rapat ini juga sebagai langkah koordinasi dan evaluasi bersama dalam menyikapi kondisi antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)," kata Sekda Kapuas, Usis I Sangkai di Kuala Kapuas, Kamis.
Dia pun menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh pihak dalam mencari solusi terhadap berbagai kendala yang mempengaruhi kelancaran pelayanan BBM kepada masyarakat.
"Harapannya, antrean panjang pada SPBU dapat segera teratasi, baik di Kota Kuala Kapuas maupun di tempat-tempat lainnya," ujar Usis.
Dia pun menegaskan Pemkab Kapuas akan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM tetap terjaga.
"Upaya tersebut penting dilakukan agar kebutuhan masyarakat, khususnya terhadap BBM, dapat terpenuhi dengan baik," tandas Usis.
Sementara itu, perwakilan PT Pertamina dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi stok BBM di Kabupaten Kapuas terhitung cukup dan tersedia secara berkelanjutan. Dengan demikian, kondisi antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU bukan disebabkan oleh keterbatasan stok BBM.
Salah satu faktor yang turut mempengaruhi terjadinya antrean panjang, khususnya untuk BBM jenis Pertalite, adalah dampak dari beberapa kondisi di lapangan, di antaranya efek pemadaman listrik serta situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sedang terjadi.
Baca juga: BKN beri penghargaan Pemkab Kapuas atas penerapan manajemen talenta
Pemadaman listrik dapat mempengaruhi operasional SPBU, sementara kondisi karhutla juga berdampak terhadap mobilitas dan distribusi di sejumlah wilayah.
Melalui rapat evaluasi tersebut, Pemkab Kapuas bersama pihak terkait berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan, guna menjaga kelancaran distribusi serta pelayanan BBM kepada masyarakat.
Hadir dalam kesempatan tersebut, perwakilan Unsur Forkopimda Kapuas, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Kapuas, Kusmiatie, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM, Apendi, sejumlah Camat dan perwakilan SPBU Kota Kuala Kapuas dan sekitarnya.
Baca juga: Karhutla di sejumlah wilayah Kapuas mulai mendekati permukiman warga
Baca juga: Bupati Kapuas lantik 104 ASN demi penyegaran organisasi
Baca juga: Bupati Kapuas serukan larangan bakar lahan dan penghematan air
Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.