Pemkab Kapuas bersama PLN bahas sewa PLTD 20 MW perkuat pasokan listrik

Jumat, 23 Oktober 2026 16:02 WIB

Image Print

Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, menerima cendera mata dari Manager PLN UP Kalselteng, Ahmad Subekti Muslim Saputra, dalam kunjungan silaturahmi, Kamis (22/10/2026). ANTARA/HO-Diskominfosantik Kapuas

Kuala Kapuas (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kapuas, bersama PLN UP Kalselteng, melakukan pembahasan rencana penambahan fasilitas pembangkit listrik melalui penyewaan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas 20 megawatt (MW) di wilayah Selat, dengan jangka waktu sewa selama lima tahun.

“Rencana penambahan genset pembangkit listrik ini, sebagai salah satu langkah untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pasokan listrik di wilayah Kabupaten Kapuas,” kata Bupati Muhammad Wiyatno, saat menerima kunjungan silaturahim Manager PLN UP Kalselteng, Ahmad Subekti Muslim Saputra, beserta jajaran di ruang rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Kamis.

Pemkab Kapuas menyambut baik koordinasi dan penyampaian rencana tersebut. Namun, dalam pelaksanaannya, terdapat sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian, terutama terkait lokasi penempatan genset dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

Lokasi yang direncanakan untuk penempatan pembangkit tersebut diketahui pernah digunakan untuk kegiatan serupa beberapa tahun sebelumnya. Bahkan, pada saat itu fondasi atau bantalan untuk penempatan mesin pembangkit telah disiapkan.

Meski demikian, rencana pemanfaatan kembali lokasi tersebut perlu mempertimbangkan kondisi kawasan sekitar yang berada di lingkungan permukiman masyarakat. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah potensi kebisingan dari operasional mesin pembangkit yang dapat memengaruhi kenyamanan warga.

“Oleh karena itu, aspek lingkungan dan kenyamanan masyarakat diharapkan menjadi pertimbangan penting dalam perencanaan maupun pelaksanaan operasional pembangkit listrik tersebut,” katanya.

Selain membahas rencana penyewaan PLTD, pertemuan juga menyinggung jangka waktu penyewaan fasilitas pembangkit serta kepastian rencana pengoperasian pembangkit baru pada masa mendatang.

Manager PLN UP Kalselteng, Ahmad Subekti Muslim Saputra menjelaskan, bahwa belum terdapat rencana masuknya pembangkit baru dalam waktu dekat. Dengan demikian, penyewaan PLTD berkapasitas 20 MW menjadi salah satu skenario yang dipertimbangkan untuk mendukung kebutuhan pasokan listrik di wilayah Kabupaten Kapuas.

Melalui pertemuan ini, diharapkan koordinasi antara Pemkab Kapuas dan PLN dapat terus terjalin dengan baik, sehingga perencanaan penyediaan tenaga listrik dapat berjalan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat, keandalan pasokan listrik, serta kondisi lingkungan di sekitar lokasi pembangkit.

Baca juga: Saat jaga kebun dari karhutla, seorang pria ditemukan meninggal di Kapuas

Baca juga: Pemkab Kapuas perkuat peran TKSK dan PSM dalam pelayanan sosial

Baca juga: Bupati Kapuas dorong santri jadi pelopor kemajuan tanpa hilangkan identitas keislaman

Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.