Pemkab Jepara gelontorkan Rp4,9 miliar untuk perbaiki akses jalan menuju ke Tempur
Selasa, 8 September 2026 19:59 WIB
f (ANTARA/HO-Humas Pemkab Jepara.)
Jepara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menganggarkan Rp4,9 miliar untuk memperbaiki akses jalan menuju Desa Tempur Kecamatan Keling Kabupaten Jepara, dengan aspal hotmix setelah sebelumnya terisolir karena bencana tanah longsor.
"Pengaspalan badan jalan jalur utama menuju dan dari Desa Tempur memasuki tahap pengerjaan akhir. Diperkirakan, pertengahan pekan ini badan jalan sepanjang 16,99 kilometer itu seluruhnya mulus diguyur aspal hotmix dan dilengkapi marka jalan," kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jepara Hery Yulianto di Jepara, Selasa.
Ia mengatakan ruas jalan yang diaspal hotmix itu dimulai dari Damarwulan menuju Duplak. Akses jalan itu merupakan jalur utama menuju Desa Tempur sebagai desa wisata.
Pengaspalan badan jalan menuju Desa Tempur itu, kata dia, dimulai sejak awal Agustus 2026 dengan anggaran dari APBD Jepara sebesar Rp4,9 miliar.
Selain pengaspalan, ruas jalan itu juga diperlebar dan dibeton, khususnya di bagian tikungan-tikungan yang curam dan tajam.
"Dua hingga tiga hari sudah rampung semua. Tinggal finishing saja, nanti juga diberi marka jalan. Ini juga bagian Jepara Mulus sesuai instruksi Bupati Jepara Witiarso Utomo," ujarnya.
Akses utama menuju Desa Tempur dari Kecamatan Keling sempat terhambat akibat bencana tanah longsor setelah tebing setinggi 100-an meter mengalami longsor dan menutup akses jalan warga desa setempat pada bulan Maret 2026.
Lokasi tanah longsor tersebut berada di Desa Damarwulan, Kecamatan Keling, Jepara. Namun, dampaknya menutup akses jalan menuju Desa Tempur.
Akibat peristiwa tersebut, akses Jalan Damarwulan-Tempur tidak bisa dilalui, karena selain tertutup material longsor berupa tanah juga bebatuan berukuran besar hingga ketinggian rumah.
Warga Desa Tempur yang hendak beraktivitas, terpaksa harus melalui jalur alternatif, yakni melalui Desa Medani, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati dengan rute yang lebih panjang karena melalui wilayah Pati.
Setelah peristiwa tersebut, Pemkab Jepara membuat jalur alternatif menuju Desa Tempur melalui Jalan Sumanding (Kecamatan Kembang), setelah jalur utama ke Desa Tempur sering kali dilanda bencana tanah longsor.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.