Pemkab Bintan salurkan bantuan logistik untuk korban kebakaran rumah

Selasa, 8 September 2026 22:53 WIB

Image Print

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) menyalurkan bantuan logistik bagi korban kebakaran rumah di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Selasa (8/9/2026). ANTARA/HO-BPBD Bintan

Bintan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan logistik bagi korban kebakaran rumah di Desa Pengudang.

Sekretaris BPBD Bintan Agus Ariyadi mengatakan pihaknya mendistribusikan paket sembako berisi beras, gula, susu hingga mi instan kepada korban. Selain itu, dari Dinas Sosial Bintan juga menyalurkan bantuan kasur lipat, matras serta selimut untuk masa tanggap darurat.

"Korban untuk sementara waktu mengungsi dulu ke rumah saudaranya, karena kondisi rumah dan seisinya ludes terbakar," kata Adi dihubungi Selasa malam.

Adi menyebut langkah berikutnya, Tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) Bintan akan turun mengecek lokasi kejadian guna melakukan assesmen terhadap kerusakan hingga nilai kerugian yang timbul akibat kebakaran tersebut.

Menurutnya korban terdampak kebakaran rumah ini terdiri dari dua kepala keluarga (KK) dengan tujuh jiwa. Mereka tinggal satu rumah di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan. Sementara, pemilik rumah atas nama Ahmad Yani.

Rumah tersebut juga dijadikan sebagai tempat usaha kedai sembako serta alat tulis kantor (ATK), namun seluruhnya hangus terbakar tanpa sisa, termasuk harta benda hingga dokumen kependudukan penting lainnya, seperti KK dan KTP.

Adi menjelaskan peristiwa kebakaran itu dilaporkan oleh Elsawati (30 tahun) kepada UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanjung Uban, Selasa (8/9), sekitar pukul 08.10 WIB.

Selanjutnya tim damkar langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan mobil pemadam dengan jarak tempuh sekitar 45 menit, mengingat keberadaan rumah korban terbakar cukup jauh di Desa Pengudang.

Saat petugas sampai ke lokasi, api sudah membesar dipicu angin kencang dan cuaca panas, ditambah sebagian struktur bagian rumah korban memakai kayu sehingga mudah terbakar. Warga sekitar berupaya membantu korban memadamkan api, namun tak berhasil.

"Api baru berhasil dipadamkan petugas damkar sekitar pukul 11.50 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ungkap Adi.

Pemkab Bintan turut prihatin terhadap musibah kebakaran yang di alami Ahmad Yani dan keluarga, sembari mendoakan agar mereka tetap tabah dengan adanya kejadian tersebut.

Pewarta : OGN
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.