Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyebut kehadiran President University Hospital di kawasan Jababeka Cikarang mampu memperkuat layanan kesehatan daerah itu khususnya untuk menangani penyakit kanker dan jantung.

"Alhamdulillah, Kabupaten Bekasi menambah satu lagi rumah sakit dari 55 menjadi 56 unit. Mudah-mudahan kehadiran President University Hospital memberikan manfaat luas bagi masyarakat," kata Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja usai menghadiri peluncuran layanan kesehatan tersebut di Cikarang, Minggu.

Ia mengaku keberadaan rumah sakit dengan layanan spesialis dan fasilitas memadai sangat dibutuhkan masyarakat, terlebih masih banyak warga memilih berobat ke luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura untuk mendapatkan penanganan medis tertentu.

Dia mengatakan President University Hospital dapat menjadi salah satu pilihan utama bagi masyarakat Kabupaten Bekasi, terutama pasien yang membutuhkan penanganan penyakit serius.

"Kalau memiliki kualitas bagus, masyarakat tidak perlu jauh-jauh berobat ke luar negeri. Apalagi jika ke depan konsentrasinya pada penanganan kanker dan jantung, dua penyakit yang membutuhkan penanganan secara tepat," katanya.

Dirinya juga menyambut baik rencana pengembangan Cardiac Center atau pusat layanan jantung di President University Hospital sebab layanan tersebut berpotensi menjadi salah satu fasilitas rujukan bagi pasien dengan gangguan jantung yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Selain peningkatan fasilitas, Asep turut menekankan pentingnya akses pelayanan terjangkau bagi masyarakat. Rumah sakit ini diminta segera menjalin kerja sama dengan pemerintah maupun instansi terkait, termasuk layanan peserta BPJS Kesehatan.

Ia berharap President University Hospital dapat terus berkembang termasuk meningkatkan klasifikasi rumah sakit sesuai ketentuan berlaku agar mampu mendukung sistem rujukan pasien yang membutuhkan layanan medis dengan tingkat penanganan lebih kompleks.

"Penguatan fasilitas kesehatan menjadi langkah penting agar warga memperoleh layanan berkualitas tanpa harus bergantung pada rumah sakit di luar negeri," ucap dia.

Founder Jababeka SD. Darmono menekankan pentingnya upaya pencegahan penyakit atau preventif melalui pemeriksaan kesehatan rutin dan edukasi kepada masyarakat guna menekan risiko sekaligus beban biaya pelayanan kesehatan.

"Keberadaan rumah sakit tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengobatan melainkan juga harus menjadi pusat pendidikan kesehatan dan penelitian medis. Yang harus kita pikirkan adalah bagaimana mencegah orang yang sehat agar jangan sampai menjadi sakit," katanya.

Dirinya optimistis President University Hospital mampu mengembangkan kolaborasi internasional sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga medis agar dapat melayani masyarakat lokal maupun warga negara asing khususnya di kawasan industri Kabupaten Bekasi.

"Dengan dukungan teknologi, riset dan kemampuan komunikasi tenaga medis, Bekasi berpeluang menjadi salah satu tujuan layanan kesehatan berstandar internasional," kata dia.

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.