asiawebawards.com
  • 2026-07-23 06:49:35 +0000 UTC

    Jul 23, 2026

    Pemkab Bartim manfaatkan lahan kosong demi tingkatkan PAD

    Pemkab Bartim manfaatkan lahan kosong demi tingkatkan PAD

    Kamis, 23 Juli 2026 13:49 WIB

    Image Print

    Lahan kosong yang rencananya dimanfaatkan Dishub Bartim sebagai rest area. ANTARA/HO-MMC Bartim.

    Tamiang Layang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, berencana memanfaatkan lahan kosong seluas satu hektar yang berada di belakang Kantor Dinas Perhubungan setempat, sebagai rest area bagi kendaraan angkutan lintas provinsi.

    Rencana pemanfaatan itu sebagai upaya mengurangi kemacetan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan yang meluncur melintas di kawasan Bundaran Gunung Perak, kata Kepala Dishub Bartim, Edius Uhing melalui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan (LLA), David Anggen di Tamiang Layang, Kamis.

    "Lahan itu juga membuka peluang untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD)," ucapnya.

    Berdasarkan pantauan Dishub Bartim, arus kendaraan dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur yang melintasi wilayah Bartim, terus mengalami peningkatan. Kondisi itu membuat kendaraan bertonase besar seperti trailer, lobo, dan truk angkutan barang kerap berhenti atau beristirahat di bahu jalan nasional maupun jalan provinsi.

    David mengatakan banyaknya kendaraan berhenti di bahu jalan tersebut tidak hanya mempersempit badan jalan, tetapi juga mengurangi jarak pandang pengendara lain, sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas.

    "Semakin terasa saat ada pasar mingguan di Tamiang Layang pada Hari Senin, dan di Ampah setiap Jumat. Makanya diperlukan inovasi, agar kendaraan besar memiliki tempat berhenti yang lebih aman dan tertata," kata dia.

    Untuk itu, lahan kosong di belakang Kantor Dinas Perhubungan Bartim yang berada tidak jauh dari Bundaran Gunung Perak, akan ditata dan dilakukan pengerasan. Dengan begitu, lahan tersebut dapat difungsikan sebagai lokasi istirahat kendaraan angkutan maupun pengguna jalan lainnya.

    Selain menjadi tempat beristirahat, rest area yang akan akan dilengkapi fasilitas dasar seperti toilet (WCK) ini, membuka peluang bagi masyarakat untuk memanfaatkan kawasan tersebut sebagai lokasi usaha atau warung, sehingga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

    David mengatakan, sebelum pembangunan fasilitas dilakukan secara bertahap, lahan kosong itu sebenarnya sudah dapat dimanfaatkan untuk mengakomodasi antrean truk pengisian bahan bakar minyak (BBM).

    Dishub Bartim pun memproyeksikan keberadaan rest area itu sebagai salah satu sumber PAD, yakni melalui pengelolaan parkir yang lebih tertib. Dampaknya juga membuat penataan parkir kendaraan berat di satu lokasi, akan memberikan nilai tambah dari sisi estetika kawasan dan kenyamanan pengguna jalan.

    Untuk itu, Dinas Perhubungan berharap rencana ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk melalui kebijakan pemerintah daerah, sehingga dapat segera direalisasikan sebagai salah satu solusi menghadapi meningkatnya volume kendaraan di ruas jalan lintas provinsi yang melintasi Kabupaten Barito Timur.

    Pewarta : Cakre (*
    Uploader: Admin 3
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-07-23 06:49:35 +0000 UTC