Pemerintah salurkan Rp134,2 triliun untuk program MBG per Agustus 2026
Jumat, 18 September 2026 15:06 WIB
Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi September 2026 di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Jumat (18/9/2026). (ANTARA/Putu Indah Savitri)
Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan realisasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) per 31 Agustus 2026 mencapai Rp134,2 triliun.
“Untuk Makan Bergizi Gratis, Rp134,2 triliun selama 8 bulan pelaksanaan APBN 2026,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi September 2026 di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Jumat.
Adapun jumlah penerima manfaat MBG pada Agustus 2026 mencapai 57 juta penerima melalui 27.485 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Suahasil menyatakan Kementerian Keuangan mendukung reformasi Badan Gizi Nasional (BGN) yang sedang berjalan. Kementerian Keuangan terus melakukan koordinasi dengan BGN.
Baca juga: Pemerintah tarik utang Rp506 triliun per Agustus 2026
“Kami melihat bahwa program MBG ini, saat ini, semakin tepat sasaran didukung oleh reformasi Badan Gizi Nasional yang secara gencar diumumkan dalam beberapa waktu terakhir,” kata Suahasil.
Kementerian Keuangan mencatat sejumlah kebijakan reformasi BGN terbaru, yakni SPPG wajib memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk meningkatkan keamanan pangan MBG; kemudian penutupan SPPG tanpa SLHS dengan tetap menjamin layanan bagi penerima manfaat.
Selanjutnya, terdapat kebijakan penataan wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), di mana SPPG di daerah 3T dengan stunting tinggi dan diprioritaskan untuk kelompok santri dan 3B, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Kebijakan reformasi lainnya yang juga disorot oleh Kementerian Keuangan adalah target penerima manfaat yang dialihkan dari SPPG ke BGN, sehingga distribusi MBG menjadi lebih optimal.
Baca juga: Pemerintah bayar Rp331,4 triliun ke Pertamina dan PLN
“Kami menyambut baik reformasi di BGN ini sehingga kita bisa melakukan lebih tepat sasaran. Uang rakyat yang dipakai untuk Makan Bergizi Gratis menjadi betul-betul kena kepada yang membutuhkan,” ucap Suahasil.
Badan Gizi Nasional (BGN) menghapus 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mengalihkannya ke kelompok yang lebih membutuhkan, termasuk wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Kepala BGN Sudaryono menjelaskan seluruh satuan pendidikan tersebut terdiri atas sekolah internasional maupun sekolah swasta kalangan atas.
Kepala BGN menyebut langkah ini merupakan upaya refocusing agar Program MBG semakin tepat sasaran.
Baca juga: Penerimaan pajak terhimpun Rp1.409 triliun, tumbuh 24,1 persen
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemerintah salurkan Rp134,2 triliun untuk program MBG per Agustus 2026
Pewarta : Putu Indah Savitri
Editor:
Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026