Timika (ANTARA) - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mimika, Papua Tengah melaksanakan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) angkatan II 2026 kepada 80 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Mimika.

Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Mimika Hery Onawame di Timika, Kamis, dalam arahannya pada kegiatan itu mengatakan Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya aparatur sebagai salah satu fondasi utama dalam mewujudkan mewujudkan tata kelola pemerintah yang efektif, profesional , transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

"PKA dan PKP merupakan bagian penting dalam membentuk aparatur yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis dan manajerial, tetapi juga memiliki integritas , tanggung jawab , kemampuan berinovasi serta kemampuan mengambil keputusan secara tepat dan berorientasi pada kepentingan rakyat," katanya.

Melalui kegiatan ini peserta mampu mengembangkan kepemimpinan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu mengelola pekerjaan tetapi juga harus mampu menggerakkan tim, membangun kolaborasi,menyelesaikan permasalahan serta menghadirkan perubahan yang memberikan manfaat nyata bagi organisasi dan masyarakat.

Ia berharap pelatihan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan dan kemampuan pribadi tetapi ilmu, pengalaman serta inovasi yang diperoleh selelah mengikuti pelatihan hendaknya dapat diimplementasikan di lingkungan kerja masing-masing dan memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas layanan publik masyarakat.

Kepala BKPSDM Mimika Hermalina Imbiri mengatakan 80 ASN yang mengikuti pelatihan tersebut terdiri 40 orang ASN eselon IV dan 40 ASN eselon III.

"Satu kelas 40 orang, jadi terbagi menjadi dua kelas, satu kelas PKA 40 ASN eselon III dan satu kelas PKP 40 ASN dari eselon IV," katanya.

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan atas kerjasama antara Pemkab Mimika dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua.

"Untuk Widyaiswara (pengajar) dari BPSDM Provinsi Papua. Penilaian akan dilakukan oleh penyelenggara, mereka punya jam yang harus dipenuhi kalau tidak penuhi nanti penyelenggara yang tentukan," ujarnya.

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama tiga bulan dimana para peserta akan mengikuti kegiatan tetap muka selama satu bulan setelah itu kembali Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing selama satu bulan.

"Sisanya mereka membuat proyek perubahan dan ujian, tetapi di sisi itu para peserta juga akan melakukan studi lapangan di luar Mimika selama lima hari. Di sana para peserta akan belajar hal hal baru di luar Mimika untuk dibawa ke Mimika untuk dijadikan proyek perubahan yang bisa dilaksanakan oleh pemerintah daerah," ujarnya.

Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.