asiawebawards.com
  • 2026-08-19 11:29:40 +0000 UTC

    Aug 19, 2026

    Pemda DIY bantu keuangan tanggap darurat gempa NTT sebesar Rp1 miliar

    Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membantu dukungan keuangan tanggap darurat untuk penanganan korban dampak bencana gempa bumi Magnitudo 7,7 kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar Rp1 miliar.

    "Untuk tanggap darurat dari Pemda DIY akan membantu sebesar Rp1 miliar kepada Pemerintah Provinsi NTT untuk mendukung penanganan masyarakat yang terdampak bencana," kata Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti saat menyerahkan bantuan di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Rabu.

    Menurut dia, bantuan keuangan tanggap darurat gempa NTT akan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), yang kemudian mendistribusikan bantuan tersebut sesuai dengan kebutuhan dan peruntukan penanganan korban bencana.

    "Jadi semua kami pusatkan bantuan ini melalui BAZNAS, yang nanti mungkin lembaga tersebut yang akan kemudian menyalurkan bantuan tersebut dengan peruntukannya," katanya.

    Selain bantuan keuangan tanggap darurat kepada Pemerintah Provinsi NTT, Pemda DIY juga memberikan bantuan obat-obatan dan perbekalan kesehatan senilai Rp38,48 juta, untuk pengiriman bantuan kesehatan melalui perguruan tinggi dan jasa pengiriman.

    Baca juga: Gubernur Sulsel kirim 30 ton bantuan untuk korban gempa NTT

    "Kemudian juga ada donasi awal dari para aparatur sipil negara (ASN) Pemda DIY yang ini akan terus kita lanjutkan ke depan ini, dan saat ini sudah ada donasi sebesar Rp10 juta yang nanti akan kami salurkan melalui BAZNAS," katanya.

    Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, bantuan keuangan tanggap darurat, kesehatan dan kemanusiaan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat NTT, meskipun mungkin belum memenuhi seluruh kebutuhan di lapangan.

    "Semoga saja dari bantuan ini ya ada manfaatnya biarpun mungkin tidak memenuhi kebutuhan yang memang dibutuhkan," kata Sri Sultan.

    Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi NTT Florida Taty Satyawati mengatakan kebutuhan masyarakat di NTT saat ini terutama berkaitan dengan tanggap darurat, seperti tenaga kesehatan, tenda, dan makanan siap saji.

    Dia menyebut, berdasarkan data per 18 Agustus 2026 pukul 18.00, korban meninggal dunia akibat gempa bumi di NTT tercatat sebanyak 70 orang, dengan wilayah terdampak antara lain di wilayah Ruteng dan Nagekeo.

    Baca juga: OJK DIY salurkan bantuan untuk korban gempa Magnitudo 7,7 di NTT

    Baca juga: BNPB kirimkan 165,9 ton bantuan untuk warga terdampak gempa NTT

    Pewarta: Hery Sidik
    Editor: Bernadus Tokan
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-19 11:29:40 +0000 UTC