AKURAT.CO PT Pegadaian (Persero) terus memperluas literasi dan inklusi keuangan di tingkat masyarakat.

Melalui Pegadaian Area Kebayoran Baru, perusahaan menggelar edukasi literasi keuangan bersama komunitas ojek pangkalan di Learning Corner Pegadaian CP Cilandak.

Kegiatan tersebut diikuti puluhan pengemudi ojek pangkalan dari Cilandak dan sekitarnya.

Edukasi mencakup perencanaan keuangan keluarga, pentingnya dana darurat, kewaspadaan terhadap investasi bodong, serta pengenalan produk keuangan syariah dan konvensional.

Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Maryono mengatakan pekerja sektor informal, termasuk pengemudi ojek pangkalan, memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat.

Namun, pendapatan yang tidak selalu tetap membuat kelompok tersebut perlu memiliki perencanaan keuangan yang baik.

"Pegadaian berkomitmen penuh untuk hadir mendampingi seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pekerja keras di sektor informal seperti rekan-rekan ojek pangkalan. Melalui program literasi keuangan ini, kami ingin mendorong terciptanya masyarakat yang tidak hanya mandiri secara finansial, tetapi juga memiliki ketahanan ekonomi keluarga yang tangguh melalui instrumen pengelolaan dana yang aman, legal, dan terpercaya," ujar Maryono, Senin (24/8/2026.

Sementara itu, Deputi Bisnis Pegadaian Area Kebayoran Baru M. Noer Udin Nastain mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pegadaian mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat.

"Melalui kegiatan di Learning Corner Cabang Cilandak ini, kami berupaya mendekatkan berbagai solusi finansial Pegadaian—seperti Tabungan Emas, pembiayaan modal kerja, hingga kemudahan transaksi digital. Kami berharap pengetahuan yang dibagikan hari ini dapat diterapkan secara langsung oleh para pengemudi ojek pangkalan dalam mengelola pendapatan harian mereka agar lebih terencana dan berkelanjutan," katanya.

Selain materi literasi keuangan, peserta mendapat panduan penggunaan aplikasi TRING untuk mendukung berbagai transaksi, mulai dari menabung emas dengan nominal kecil, pembayaran tagihan, hingga pengajuan pembiayaan berbasis kemitraan melalui ponsel.

Kegiatan diawali dengan penyerahan apresiasi secara simbolis kepada perwakilan komunitas ojek pangkalan, kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif mengenai pengelolaan keuangan.

Pegadaian Area Kebayoran Baru berharap kegiatan tersebut dapat mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat.

Melalui edukasi yang berkelanjutan, Pegadaian tidak hanya memberikan akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga mendorong masyarakat agar mampu mengambil keputusan finansial secara lebih bijak, mandiri, dan berkelanjutan.