Senin, 5 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Jakarta, VIVA – Peta elektabilitas partai politik menjelang Pemilu 2029 mulai terlihat. Survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) menempatkan Partai Gerindra di posisi teratas dengan elektabilitas 17,3 persen, hanya unggul tipis dari PDI Perjuangan (PDIP) yang memperoleh 16,8 persen. 

Baca Juga

Di bawah dua partai tersebut, Partai NasDem mencatat elektabilitas 7,3 persen. Kemudian Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 6,2 persen dan Partai Golkar 6,1 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berada di angka 5,5 persen. Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sama-sama memperoleh 4,3 persen, sedangkan Partai Demokrat 4,1 persen. Gabungan partai di luar parlemen tercatat 5,6 persen. 

Baca Juga

Namun, angka yang cukup besar justru datang dari responden yang belum menentukan pilihan. Peneliti LKPI Irwan Ardiansyah menyebut 22,5 persen responden tidak memberikan jawaban ketika ditanya mengenai partai politik pilihannya.

"Sebanyak 22,5 persen responden tidak memberikan jawaban," kata Peneliti LKPI, Irwan Ardiansyah, Senin (5/10/26).

Baca Juga

Menurut Irwan, angka tersebut menunjukkan masih ada proporsi responden yang cukup besar yang belum menentukan pilihan politiknya menjelang kontestasi 2029.

Survei LKPI dilakukan pada 8-20 September 2026 dengan melibatkan 1.246 responden yang tersebar di 36 provinsi di hampir seluruh wilayah Indonesia. 

Metode pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 3,1 persen.

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dan panggilan telepon yang dipandu langsung oleh pewawancara.

Untuk wawancara melalui telepon, LKPI menggunakan nomor ponsel virtual yang dihasilkan secara acak. Tingkat kontak melalui telepon seluler tercatat 35 persen dengan tingkat respons 33,1 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara wawancara face to face mencapai 64,4 persen dengan tingkat respons sebesar 58,3 persen.

Hasil tersebut merupakan gambaran elektabilitas berdasarkan periode survei September 2026. Dengan masih adanya 22,5 persen responden yang belum memberikan jawaban, peta pilihan partai menuju Pemilu 2029 masih dapat berubah.

Sikap Politik Jokowi dan Menantu Berbeda, Bobby Nasution Pilih Gerindra: Cukup Sekali

Sikap Politik Jokowi dan Menantu Berbeda, Bobby Nasution Pilih Gerindra: Cukup Sekali

Sikap politik mantan Presiden ke-7, Jokowi dalam berpatai berbeda dengan menantu, yang merupakan Gubernur Sumut, Bobby Nasution. Pasalnya, Jokowi memilih PSI

VIVA.co.id

5 Oktober 2026