PDAM Batang jamin ketersediaan air bersih perumahan MBR
PDAM Batang jamin ketersediaan air bersih perumahan MBR
Senin, 10 Agustus 2026 22:09 WIB
Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang Mulyono. ANTARA/Kutnadi
Batang (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menjamin ketersediaan air bersih pada perumahan bersubsidi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan pelanggan lainnya saat memasuki musim kemarau ini.
Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang Mulyono di Batang, Senin, mengatakan bahwa pihaknya terus bersiap mengantisipasi pertumbuhan pemukiman warga termasuk perumahan bersubsidi dengan penyediaan air bersih.
"Kami memastikan ketersediaan pasokan air hingga saat ini masih cukup baik untuk masyarakat maupun perumahan subsidi yang belum lama ini diresmikan oleh Presiden," katanya.
Ia mengatakan pihaknya terus mengupayakan peningkatan kapasitas suplai air bersih, efisiensi tata kelola dari hulu hingga hilir menjadi fokus utama manajemen terutama dalam menjaga kestabilan aspek kualitas, kuantitas, dan kontinuitas.
"Saat memasuki musim kemarau seperti sekarang ini memang kita harus benar-benar mengefektifkan dari sumber di hulu sampai ke hilir untuk menjaga kestabilan air," katanya.
Meski memasuki musim kemarau, kata dia, penurunan debit air pada sumber-sumber mata air masih dalam batas normal dan belum berdampak signifikan terhadap distribusi pada pelanggan.
Terkait kebutuhan air di industri, Mulyono mengatakan kebutuhan air untuk sektor tersebut memiliki karakter yang bervariasi.
Sebagian industri, kata dia, telah terhubung dengan jaringan pipa perusahaan sedangkan lainnya mengandalkan air bawah tanah.
"Kapasitasnya tidak sebesar itu, pemakaiannya hanya setara pemakaian biasa karena pabrik itu ada yang hanya butuh untuk MCK karyawan saja. Jadi tidak semuanya mengonsumsi air untuk produksi skala besar," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.