Penajam Paser Utara (ANTARA) - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) tengah menyiapkan pengeboran sumur bor di Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di kawasan sekitar IKN.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil penelitian geolistrik air tanah yang dilakukan OIKN bersama Universitas Gadjah Mada (UGM).
"Rencana pengeboran ini sudah kami bahas kemarin di Balai Kota,” kata Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono di Sepaku, Rabu.
Basuki menjelaskan bahwa pengerjaan tahap awal ini berupa pengeboran eksplorasi yang bertujuan untuk menemukan titik sumber air di bawah tanah.
Pembahasan rencana tersebut melibatkan koordinasi antarpemangku kepentingan yang dihadiri oleh jajaran Otorita, Camat Sepaku, Kepala Desa Sukaraja, serta H. Syarif selaku pemilik lahan yang akan menjadi lokasi pengeboran.
Survei tim sebelumnya menunjukkan lahan milik H. Syarif memiliki potensi alur air tanah yang besar.
“Kami sudah meminta izin pemilik lahan, H. Syarif. Jika nanti berhasil menemukan sumber mata air, insya Allah pengelolaan akan kami serahkan ke pemerintah desa atau pengelola setempat. Sumurnya menjadi milik masyarakat, airnya juga untuk masyarakat,” ujar Basuki.
Sementara itu, Camat Sepaku Gamaliel Abimanyu Arliandito menambahkan bahwa persediaan air bersih di wadah-wadah penampungan milik warga kini mulai menipis.
Selama ini, sebagian warga di wilayah tersebut masih mengandalkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari. Desa Sukaraja sendiri berada sekitar 6 hingga 10 kilometer dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Jarak yang dekat dengan pusat pembangunan membuat pemenuhan layanan dasar seperti air bersih menjadi perhatian utama Otorita IKN.
Pemilik lahan, H. Syarif, menyambut baik rencana tersebut dan berharap program ini berjalan lancar.
“Semoga airnya ketemu dan bisa kita pakai bersama,” tuturnya.
Bagi warga setempat, musim kemarau tahun 2026 ini menjadi periode yang cukup berat akibat menipisnya cadangan air tadah hujan.
Kehadiran program sumur bor dari Otorita diharapkan mampu menjadi solusi sumber air yang lebih stabil dan berkelanjutan.
OIKN menegaskan tahap eksplorasi sumur bor ini akan segera dilaksanakan setelah seluruh persetujuan administratif dan teknis terpenuhi sebagai langkah memperkuat akses air bersih bagi wilayah terdampak pembangunan.
Sebagai informasi, kebutuhan air bersih di wilayah KIPP IKN, yang mencakup area kantor kementerian dan rumah susun ASN saat ini dipasok dari Waduk Sepaku Semoi, di mana sebagian kelebihan debit airnya juga telah disalurkan kepada warga di pusat Kecamatan Sepaku.
Pewarta: Arumanto/ Novi Abdi
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.