Nadhea Devi Klarifikasi soal Kasus Penistaan Agama Miras Newtron, Tegaskan Bukan Si Cewek Baju Putih!
Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:15 WIB
VIVA – Nadhea Devi akhirnya muncul memberikan klarifikasi terkait namanya yang belakangan terseret dalam kontroversi dugaan penistaan agama yang dikaitkan dengan promosi minuman beralkohol Newtron. Melalui sebuah video klarifikasi, Nadhea membantah tudingan bahwa dirinya merupakan perempuan berbaju putih yang terlihat dalam video viral tantangan hafalan surat Ad-Dhuha untuk mendapatkan minuman beralkohol.
Baca Juga
"Pertama saya mau menjelaskan kalau pelaku yang ada di foto ini jelas-jelas bukan saya. Dan saya sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan masalah ini," ujar Nadhea Devi dalam video klarifikasinya, mengutip unggahan X @MariaAlkaff_, Jumat 14 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Nadhea Devi kemudian menegaskan bahwa berdasarkan informasi yang diketahuinya, aparat kepolisian telah mengambil tindakan terhadap pihak yang diduga menjadi pelaku dalam kasus tersebut.
Baca Juga
"Sejauh yang saya ketahui dari media sosial maupun artikel yang telah beredar bahwa pihak kepolisian telah berhasil melakukan tindakan pengamanan terhadap pelaku dugaan penistaan agama," jelasnya.
Nadhea Devi Akui Sempat Panik
Baca Juga
Nadhea Devi
Photo :
- Istimewa
Selain membantah keterlibatannya, Nadhea juga menjelaskan alasan dirinya melakukan perubahan pada sejumlah akun media sosial. Ia mengaku tindakan tersebut dilakukan karena merasa panik ketika namanya mulai diserang oleh netizen.
"Mengenai akun media sosial saya yang say ganti akun dan lain-lain, itu terjadi karena saya benar-benar merasa panik dan saya tidak tahu harus bagaimana lagi karena jujur saya tidak melakukan apapun tetapi kenapa netizen malah menyerang saya," kata Nadhea Devi
Klarifikasi tersebut disampaikan Nadhea Devi setelah identitasnya ramai diperbincangkan netizen. Namanya ikut dikaitkan dengan video yang memperlihatkan seorang perempuan berbaju putih menawarkan sebotol minuman beralkohol secara cuma-cuma kepada pengunjung dalam sebuah acara musik The Sounds Project di kawasan Ancol, Jakarta Utara.
Dalam video yang beredar di media sosial, perempuan tersebut mengajak pengunjung mengikuti tantangan menghafalkan surat Ad-Dhuha. Orang yang mampu menyelesaikan tantangan itu disebut akan mendapatkan satu botol minuman yang dibayarkan olehnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Kok malu sih? Gapapa yang penting balance ya kan?,“ katanya, dalam video yang viral.
“Yang bisa Ad-Dhuha, iya elo, gua bayarin satu botol, sini bareng sama gua,“ lanjutnya.
Halaman Selanjutnya
Konten tersebut kemudian memicu reaksi keras dari publik. Penggunaan hafalan ayat Al-Qur'an sebagai bagian dari tantangan untuk memperoleh minuman beralkohol dinilai sejumlah warganet tidak pantas dan kemudian dikaitkan dengan dugaan penistaan agama.