Museum Louvre, Orsay dan Picasso di Paris tutup jelang protes nasional Prancis
Jumat, 23 Oktober 2026 15:53 WIB
Penduduk melewati jalan yang ditutup karena jam malam di Lille, Prancis, Selasa (20/10/2026). Otoritas di beberapa kota di Prancis memperpanjang atau memberlakukan jam malam pada Selasa malam menyusul kekerasan yang terjadi selama aksi protes akhir pekan lalu. ANTARA/Anadolu-Murat Karadağ/pri.
Istanbul (ANTARA) - Museum Louvre, Orsay, dan Picasso di Paris akan tetap tutup pada Sabtu (24/10) menyusul rencana demonstrasi baru, menurut pemerintah Prancis pada Kamis (22/10).
Kementerian Kebudayaan juga mengimbau semua institusi di bawah pengawasannya untuk mengambil langkah-langkah guna menjamin "keselamatan pengunjung," "perlindungan staf", dan "pelestarian karya seni."
Penutupan itu dilakukan seiring dengan langkah pihak berwenang untuk memperketat keamanan menjelang aksi protes baru berskala nasional.
Jean-Didier Berger, menteri delegasi Prancis untuk Kementerian Dalam Negeri, mengatakan kepada saluran penyiaran BFMTV bahwa pihak berwenang menerapkan "tingkat kewaspadaan maksimal," dengan jumlah personel keamanan yang dikerahkan 20 persen lebih banyak dibandingkan saat demonstrasi pada 17 Oktober lalu.
Dia menyatakan bahwa cuti pegawai telah dibatalkan dan personel yang sedang tidak bertugas telah dipanggil kembali. Pasukan militer dari operasi Sentinelle serta unit kepolisian khusus, termasuk GIGN dan RAID, juga akan dikerahkan.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa demonstrasi yang tidak diorganisir oleh serikat pekerja akan dilarang dalam beberapa hari ke depan, khususnya pada akhir pekan, "di mana pun memungkinkan."
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Museum Louvre, Orsay, Picasso tutup jelang protes nasional Prancis
Pewarta : Cindy Frishanti Octavia
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.