matamata.com - Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengajak Nahdlatul Ulama (NU) untuk memperkuat persatuan serta pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara. Imbauan tersebut disampaikan dalam momentum Muktamar Ke-35 NU yang berlangsung di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Ibas menilai, Muktamar Ke-35 NU bukan sekadar forum permusyawaratan, melainkan momentum penting untuk meneguhkan kembali khittah perjuangan organisasi.

"Salut dan bangga untuk Nahdlatul Ulama yang kembali ke khittah untuk melanjutkan perjuangan besar dalam iman, Islam, dan takwa, sekaligus mengawal pengabdian untuk negeri," ujar Ibas dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Menurut Ibas, peran NU dalam kehidupan berbangsa sangat vital, terutama dalam merawat persatuan Indonesia. NU dinilai konsisten menjadi perekat persatuan, penjaga moderasi beragama, serta pilar penting dalam merawat moral dan akhlak bangsa.

Peran tersebut dianggap semakin relevan di tengah keberagaman Indonesia. Melalui Muktamar Ke-35 ini, Ibas berharap NU semakin memperkuat tiga pilar persaudaraan, yaitu ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sebangsa), dan i (persaudaraan sesama manusia).

"Kita terus bersinergi dan berkolaborasi. Semoga Muktamar Ke-35 NU berlangsung dengan khidmat, rukun, dan penuh keberkahan," tutur Ibas.

Dalam kesempatan tersebut, Ibas juga menyinggung hubungan historis keluarganya dengan lingkungan pesantren, khususnya Pondok Pesantren Tremas di Pacitan, Jawa Timur, yang telah terjalin lintas generasi.

Ia berharap muktamar ini menghasilkan keputusan strategis yang dapat memperluas kemaslahatan bagi masyarakat luas.

Muktamar Ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. (Antara)

Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Buka Suara Soal Bursa Ketum PBNU di Muktamar ke-35