Hervin Saputra
| 23 Agustus 2026, 17:03 WIB

Pelatih Manchester United (MU), Michael Carrick, di sela laga pembuka Liga Primer Inggris 2026-2027 di Stadion MKM, Hull, Inggris, Sabtu (22/8/2026). X/MUFCScoop.
AKURAT.CO, Pelatih Manchester United (MU), Michael Carrick, berhasil tampil kalem pada sesi konferensi pers usai laga melawan Hull City di mana pasukannya kalah 0-2.
Pada saat yang sama, Michael Carrick juga mengakui secara terbuka bahwa di balik kekaleman itu ia tersakiti atas kekalahan MU pada laga pembuka Liga Primer Inggris 2026-2027 itu.
"Saya bicara pada Anda cukup tenang.
Tetapi, Anda tahu, sebenarnya di dalam saya tidak kalem dan tidak menikmati hari ini," kata Michael Carrick dipetik dari BBC.
"Seratus persen tidak (tenang) begitu, tak seperti itu. Di dalam kami sakit tetapi bukan berarti kami semua harus berteriak dan menjerit dan keluar dengan menciptakan kekacauan. Kekaleman tidak berarti tak ada emosi di situ, sudah tentu."
Bertandang ke kandang Hull City yang merupakan tim promosi di Stadion MKM, Hull, Inggris, Sabtu (22/8/2026), MU membawa ekspektasi besar bersama Michael Carrick yang diangkat sebagai pelatih permanen mulai musim 2026-2027.
Sayangnya, ekspektasi di pembuka musim tersebut harus ditelan dengan kekecewaan di mana MU kalah atas Hull City melalui gol Semi Ajayi di menit ke-21 dan Nobel Mendy di menit ke-38.
https://www.akurat.co/bola/859089/sah-mu-permanenkan-michael-carrick-sebagai-pelatih-sampai-2028
Carrick yang menggantikan Ruben Amorim sebagai pelatih MU pada Januari 2026 tahu betul tugas yang diembannya. Yakni membawa MU kembali ke masa kejayaan sebagai tim paling dominan di sepakbola Inggris.
Pun demikian, Carrick tak mau menjadikan kekalahan di laga pertama sebagai kesalahan total. Pelatih berkebangsaan Inggris berusia 45 tahun tersebut percaya dengan sistem permainan yang diterapkannya.
"Saya mengerti dan saya mengerti tanggung jawab yang saya emban," kata Carrick.
"Saya paham. Kami kalah hari ini dan ada pertanyaan yang diajukan. Tetapi bukan berarti semuanya salah. Ini tidak membuat saya melakukan hal-hal secara berbeda."
Sementara itu, gelandang MU, Bruno Fernandes, mencatat bahwa kekalahan timnya atas Hull merefleksikan kesalahan yang dilakukan Setan Merah setiap kali laga tandang.
"Kami memberikan terlalu banyak bola pada mereka. Selama 20 menit pertama kiper (MU-Senne Lammens) lebih banyak menyentuh bola, terlalu lama," kata Bruno Fernandes.
Setelah ini MU akan melakoni laga pekan kedua dengan menjamu tim promosi lainnya, Ipswich Town, di kandang ikonik mereka, Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (30/8/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
H
H




