Sabtu, 26 September 2026 - 00:03 WIB
Solok, VIVA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta dokter pribadinya untuk memeriksa kondisi kesehatan beberapa pengungsi serta merawat mereka yang terluka saat menyelamatkan diri dari banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Baca Juga
Di Posko Pengungsi Balai Pemuda Kayu Aro, Kecamatan Gunung Talang, Solok, Jumat, Wapres Gibran menemukan beberapa pengungsi belum mendapatkan perawatan sehingga dia memerintahkan dokter pribadinya yang turut mendampingi selama di Solok untuk memeriksa mereka.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dari dialog dengan sejumlah pengungsi, Gibran bertemu dengan Yulna Yenita (usia 55 tahun), yang kakinya luka karena tertusuk paku saat banjir bandang.
Baca Juga
"Jadi, ibu yang ada kemarin nginjak paku? Sudah diperiksakan?" tanya Wapres kepada Yulna sebagaimana dikutip dari siaran resmi Sekretariat Wakil Presiden.
Wapres pun menanyakan kesediaan Yulna untuk diperiksa dokter. "Ibu mau periksa sekarang? Di sini ada dokter," ujar Wapres.
Baca Juga
Dokter pribadi Wapres kemudian memeriksa luka yang ada di kaki Yulna. Selepas pemeriksaan awal rampung, Yulna dirujuk ke RSUD Arosuka, Kabupaten Solok, untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
Di pengungsian yang sama, Wapres juga bertemu Oktafirnus (43 tahun), yang mengeluh sesak napas dan batuk berdarah.
Ketika ditanya apakah sebelumnya telah memeriksakan diri ke rumah sakit, Oktafirnus mengaku belum pernah menjalani pemeriksaan karena terkendala biaya dan kepesertaan BPJS.
"Belum pernah periksa karena tidak punya biaya dan BPJS," kata Oktafirnus menjawab pertanyaan Gibran.
Wapres pun meminta dokter pribadinya memeriksa kondisi Oktafirnus. Selanjutnya, Wapres langsung berkoordinasi dengan jajaran pemerintah setempat untuk membantu kelengkapan administrasi kesehatan Oktafirnus sehingga dia dapat segera diperiksa dan dirawat di rumah sakit.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Solok, Wapres menekankan perhatian khusus harus diberikan kepada kelompok rentan, termasuk anak-anak, penyandang disabilitas, lanjut usia, ibu hamil, dan warga dengan penyakit penyerta, saat menangani dampak bencana.
"Prioritaskan kelompok rentan, tidak hanya yang datang ke rumah sakit, tetapi juga yang berada di pengungsian. Pantau secara berkala, lakukan kunjungan ke posko dan pengungsian mandiri," kata Wapres kepada jajaran pemerintah di daerah.
Halaman Selanjutnya
Gibran juga meminta kelompok rentan dipantau secara berkala, baik di fasilitas kesehatan maupun di lokasi pengungsian sehingga kebutuhan kesehatan mereka dapat segera ditindaklanjuti selama masa tanggap darurat. (Ant)