asiawebawards.com
  • 2026-07-28 13:37:42 +0000 UTC

    Jul 28, 2026

    Modernisasi alat tangkap perikanan berdayakan nelayan

    Modernisasi alat tangkap perikanan berdayakan nelayan

    Selasa, 28 Juli 2026 20:37 WIB

    Image Print

    Ilustrasi- Kapal nelayan yang sedang bersiap melaut di Kabupaten Pesawaran. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

    Dalam kesempatan itu sekaligus melakukan edukasi modernisasi manajemen pasca tangkap

    Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyatakan modernisasi alat tangkap perikanan dilakukan untuk mendukung pemberdayaan nelayan di daerah.

    "Dalam mendukung pemberdayaan nelayan, pada Maret 2026, telah dilaksanakan diseminasi program khusus untuk pemberdayaan nelayan skala kecil di pesisir timur Lampung," ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung Bani Ispriyanto di Bandarlampung, Selasa.

    Ia mengatakan dalam kegiatan diseminasi tersebut pihaknya fokus mendorong adanya transformasi alat tangkap, agar lebih ramah lingkungan sehingga dapat mendukung penerapan sustainable fishing.

    "Dalam kesempatan itu sekaligus melakukan edukasi modernisasi manajemen pasca tangkap, agar nilai jual ikan tangkapan nelayan kecil bisa meningkat. Ini dilaksanakan bersama organisasi nirlaba seperti Mitra Bentala dan dinas," katanya.

    Dia melanjutkan dalam upaya modernisasi alat tangkap perikanan yang dilakukan untuk mendukung pemberdayaan nelayan di daerah. Telah dilakukan penyaluran bantuan sarana produksi oleh dinas kelautan dan perikanan di berbagai kabupaten, serta kota di Lampung seperti di Bandarlampung dan Kabupaten Lampung Selatan, ini dilakukan secara berkala melalui distribusi stimulus fisik.

    "Stimulus fisik yang mendukung modernisasi perikanan itu seperti bantuan alat tangkap dan mesin kapal perikanan yang lebih efisien bahan bakar. Lalu sarana mendukung mutu perikanan seperti coolbox, serta chest freezer agar hasil tangkap nelayan tidak cepat membusuk saat berada di laut maupun di darat," ucap dia.

    Kemudian pada 2025 ada juga bantuan dari ketua asosiasi pengusaha rajungan Provinsi Lampung untuk mendukung modernisasi alat tangkap, dengan memberikan 2.000 unit bubu kepada 100 nelayan di Margasari Kabupaten Lampung Timur. Lalu pada tahun sebelumnya juga ada bantuan berupa gillnet atau jaring insang, serta alat tangkap ramah lingkungan berupa bubu.

    "Selain bantuan dan edukasi, dukungan pengembangan modernisasi alat tangkap perikanan untuk memberdayakan nelayan. Di tingkat daerah telah dilaksanakan Program Kampung Nelayan Merah Putih tahap II, ini juga menjadi upaya memodernisasi kawasan pesisir tempat tinggal nelayan. Sekaligus mengintegrasikan dengan pembenahan fasilitas operasional nelayan agar lebih higienis serta terstruktur," tambahnya.

    Menurut dia, dengan adanya upaya tersebut akan mendukung sektor perikanan di Provinsi Lampung makin meningkat.

    "Sektor perikanan Lampung sedang mendapatkan sorotan positif. Sebab pada Juni 2026 Lampung resmi terpilih serta ditetapkan sebagai Tuan Rumah Pekan Nasional (Penas) Tani serta Nelayan XVIII tahun 2029, hal ini diprediksi akan membuat pemerintah pusat dan daerah semakin gencar melakukan program modernisasi teknologi perikanan ke Lampung dalam beberapa tahun ke depan," ujar dia.

    Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
    Editor: Agus Wira Sukarta
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-07-28 13:37:42 +0000 UTC