Sabtu, 26 September 2026 - 16:25 WIB
Jakarta, VIVA - DFSK E5 Plus tengah dibawa menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Bali dalam agenda E5 Plus Indonesia Media Journey. Selain menguji kemampuan mobil plug-in hybrid (PHEV) di perjalanan jauh, DFSK juga membawa teknologi Vehicle-to-Load (V2L).
Baca Juga
Teknologi V2L memungkinkan energi yang tersimpan di baterai mobil digunakan untuk memasok listrik ke perangkat dari luar kendaraan. Dengan begitu, baterai tidak hanya berfungsi sebagai sumber tenaga untuk menggerakkan mobil.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam perjalanan Jakarta-Bali, pemanfaatan V2L menjadi salah satu aktivitas yang akan dilakukan. Teknologi tersebut diuji dalam perjalanan yang melewati berbagai karakter jalan, mulai dari jalan tol, perkotaan, lalu lintas padat, hingga kawasan dengan kontur menanjak dan menurun.
Baca Juga
COO PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, mengatakan perjalanan tersebut dibuat agar media dan KOL dapat merasakan langsung kemampuan E5 Plus, bukan hanya mengenalnya melalui materi peluncuran.
"Kami tidak ingin rekan-rekan media dan KOL hanya mengenal E5 Plus melalui presentasi, spesifikasi, atau siaran pers. Melalui Media Journey ini, kami ingin memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana E5 Plus bekerja dan memberikan pengalaman berkendara dalam kondisi nyata," ujar Franz Wang dalam keterangannya, Sabtu 26 September 2026.
Baca Juga
V2L sendiri memberikan fungsi tambahan pada kendaraan elektrifikasi. Dalam penggunaan tertentu, sumber listrik dari mobil dapat dimanfaatkan untuk perangkat elektronik selama kebutuhan dayanya masih sesuai dengan kemampuan sistem kendaraan.
Penggunaannya bisa relevan ketika mobil digunakan untuk aktivitas luar ruang maupun perjalanan jauh. Perangkat elektronik seperti laptop, lampu, kamera atau peralatan lainnya dapat memperoleh pasokan listrik dari kendaraan, dengan tetap memperhatikan batas daya yang tersedia.
DFSK memosisikan E5 Plus sebagai Dual-Energy Premium Urban SUV dengan sistem PHEV yang menggabungkan tenaga listrik dan mesin bensin. Konsep tersebut kemudian dirangkum melalui filosofi "Electric for Daily, Hybrid for Journey".
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam penggunaan sehari-hari, sistem tenaga listrik dapat dimanfaatkan untuk mobilitas, sementara mesin bensin memberikan fleksibilitas ketika kendaraan digunakan dalam perjalanan lebih panjang.
Perjalanan menuju Bali menjadi salah satu kesempatan untuk mengeksplorasi konsep tersebut secara langsung. Setelah diperkenalkan melalui berbagai agenda, mulai dari GIIAS 2026 hingga peluncuran regional, E5 Plus kini memasuki tahap perjalanan di jalan sebenarnya.
Halaman Selanjutnya
Selain V2L, E5 Plus membawa sejumlah fitur yang berkaitan dengan kenyamanan. Mobil ini memiliki layar hiburan belakang berukuran 15,6 inci, ventilated seat pada baris pertama dan kedua, serta sistem pemurnian udara dengan sensor PM2.5.