Menteri PPPA: Hari Anak Nasional momentum perkuat pelaksanaan PP Tunas
Menteri PPPA: Hari Anak Nasional momentum perkuat pelaksanaan PP Tunas
Selasa, 21 Juli 2026 20:02 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi (tengah) saat konferensi pers Hari Anak Nasional di Jakarta, Selasa (21/7/2026). ANTARA/Anita Permata Dewi
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi berharap peringatan Hari Anak Nasional tahun 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola dan Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP Tunas).
"Dari Kementerian Komdigi sudah ada peraturan Menteri Komdigi bahwa anak di bawah usia 16 tahun tidak diperkenankan untuk menggunakan akun media sosial sendiri," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi saat konferensi pers Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Jakarta, Selasa.
PP Tunas membatasi akses anak di bawah usia 16 tahun pada platform digital berisiko tinggi untuk melindungi mereka dari konten berbahaya, eksploitasi, dan adiksi digital.
Tidak hanya Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) baru-baru ini juga telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan.
Kebijakan tersebut tidak dimaksudkan untuk melarang penggunaan gawai, melainkan untuk mengatur penggunaan gawai agar lebih tepat sasaran dan mendukung proses pembelajaran siswa.
Menteri PPPA Arifah Fauzi pun menekankan pentingnya edukasi dan literasi perlindungan anak di ruang digital. Upaya ini penting mengingat saat ini masih banyak orang tua yang menerapkan pengasuhan dengan menggunakan gawai.
Padahal hal itu bisa menjadi celah bagi anak untuk mengakses tontonan yang tidak semestinya mereka konsumsi.
"Banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa sesungguhnya ketika mereka memberikan gadget dan mungkin orang tua merasa sudah memberikan yang terbaik kalau gadget-nya paling bagus, keluaran terbaru. Padahal itu sebetulnya memberikan kesempatan kepada anak-anak melihat hal-hal yang sebetulnya tidak boleh dikonsumsi oleh anak-anak," kata Menteri PPPA Arifatul Fauzi.
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026