Menteri Arifah soroti pentingnya kesetaraan gender dalam pengasuhan
Kamis, 27 Agustus 2026 15:11 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi. ANTARA/HO-KemenPPPA
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan pentingnya kesetaraan gender dalam pengasuhan.
"Kesetaraan gender adalah bagaimana pekerjaan rumah tangga dan pengasuhan tidak hanya menjadi beban ibu, melainkan menjadi tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Pihaknya mengapresiasi langkah inovatif Pemerintah Kota Surakarta dalam program Gerakan Bapak Seneng Momong Anak Solo (Gasmas), serta peluncuran Ruang Bersama Indonesia secara serentak di 54 kelurahan se-Kota Surakarta.
Langkah ini dinilai sebagai terobosan nyata dalam mendorong kesetaraan gender serta pembagian peran yang seimbang dalam pengasuhan anak berbasis komunitas.
"Gagasan luar biasa melalui gerakan Gasmas dari Wali Kota Surakarta ini berangkat dari Solo untuk Indonesia," kata Arifah Fauzi.
Pihaknya berharap keberadaan program ini di Surakarta tidak berhenti pada seremonial peluncuran semata, melainkan menjadi pemantik gerakan sosial yang berkelanjutan.
"Kami berharap ini menjadi gerakan bersama untuk saling bersinergi, berkolaborasi, dan bergotong royong demi kesejahteraan perempuan dan anak," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.
Sementara itu, Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto, menekankan pentingnya keterlibatan aktif figur ayah dalam tumbuh kembang anak untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh.
"Melalui gerakan organik yang dilakukan secara bertahap namun pasti, kami ingin mengingatkan kembali para ayah akan pentingnya hadir bagi keluarga. Keluarga yang harmonis dan rukun berawal dari hubungan yang terbuka antara ayah dan anak," kata Respati.
Menurut dia, keterlibatan ayah dalam pengasuhan dapat mempererat ikatan emosional serta keterbukaan komunikasi di dalam rumah tangga.
Hadirnya figur ayah yang pengasih dan suportif menciptakan lingkungan domestik yang aman dan ramah anak, sekaligus efektif menekan potensi serta angka kekerasan terhadap anak di tingkat keluarga.
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026