Menteri Ara Kasih Sinyal Pembangunan Huntap Bagi Korban Gempa NTT
Senin, 17 Agustus 2026 - 17:12 WIB
Jakarta, VIVA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait siap bekerja lebih cepat terkait bencana gempa yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satunya dibuka kemungkinan pembangunan hunian tetap atau huntap bagi para korban.
Baca Juga
Dirinya menyampaikan turut berduka cita atas bencana gempa bumi yang melanda wilayah NTT. Koordinasi dengan berbagai pihak pun terus dilakukan guna mempercepat penanganan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kita juga sudah rapat dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), saya juga sudah koordinasikan di internal, saya juga sudah koordinasi dengan bapak gubernur, saya juga sudah pesankan kita bekerja lebih cepat, koordinasi lebih cepat, lebih akurat," ujar Maruarar atau disapa Ara di Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026.
Baca Juga
Menurut dia, situasi saat ini masih dalam masa tanggap darurat bencana. sedangkan tugas PKP adalah membangun hunian tetap, dengan bekerja lebih cepat bekerja sama dengan teman-teman di daerah.
"Saya tahu ini masih masa dalam tanggap darurat, tapi kita juga seperti di Sumatera pada saat tanggap darurat kita juga sudah mulai bekerja sama membangun hunian tetap. Jadi kita harus bekerja lebih cepat lagi sesuai arahan Presiden Prabowo untuk rakyat kita," kata Ara.
Baca Juga
Sebagai informasi, Presiden Prabowo memastikan pemerintah berupaya memberikan penanganan terbaik bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi dengan mengerahkan jajaran terkait untuk turun langsung ke lapangan.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Prabowo menyampaikan pemerintah telah mengirimkan 50.000 paket bantuan sembako ke NTT pada Sabtu (15/8), untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.
Selain itu, Presiden juga telah menginstruksikan kerja sama lintas sektor untuk memastikan penanganan pasca gempa berjalan cepat dan tepat sasaran. Dirinya telah memerintahkan jajaran terkait untuk melihat secara langsung kondisi di lokasi bencana.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Presiden juga meminta tim dari Perum Bulog, PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk untuk terlibat dalam penanganan di lapangan.
Prabowo menekankan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah dalam menghadapi kondisi darurat akibat gempa bumi. Kepala Negara juga memastikan pemerintah akan terus melakukan upaya terbaik untuk memulihkan keadaan di NTT setelah bencana tersebut. (Ant)
Mendag Budi Salurkan Bantuan Tahap I Sebesar Rp 250 Juta untuk Korban Gempa NTT
Budi mengatakan, ini merupakan penyaluran bantuan korban gempa NTT tahap pertama, sebelum akhirnya donasi tahap selanjutnya terkumpul dan disalurkan dalam waktu dekat.
VIVA.co.id
17 Agustus 2026