Jakarta (ANTARA) - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyampaikan per 23 Oktober 2026, terdapat sebanyak 13,2 juta keluarga yang telah terdaftar dalam program Perlindungan Sosial (Perlinsos).

"Per hari ini, 23 Oktober 2026, lewat agen-agen Perlinsos maupun mandiri, sudah ada 13.284.093 keluarga telah terdaftar di Perlinsos Digital," kata Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Jumat.

Gus Ipul lalu mengatakan masyarakat dapat berpartisipasi dalam pemutakhiran data itu melalui penyampaian usulan maupun sanggahan terhadap data penerima manfaat.

Berikutnya dalam kesempatan yang sama, ia menyampaikan bahwa per 23 Oktober 2026, terdapat 84.281 sanggahan dan 641.222 usulan dari masyarakat agar keluarga yang bersangkutan dapat masuk sebagai keluarga penerima manfaat.

Baca juga: DEN: Uji coba Perlinsos digital tunjukkan bansos lebih tepat sasaran

Gus Ipul lalu mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam menyampaikan informasi tersebut karena dapat menjadi masukan penting bagi pemerintah dalam memperbaiki data perlindungan sosial.

Selain itu, Kemensos juga mencatat sebanyak 816.674 orang telah bergabung sebagai agen Perlinsos Digital untuk membantu masyarakat dalam proses pendaftaran dan penyampaian informasi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 176.755 agen di antaranya berasal dari masyarakat umum yang secara sukarela menjadi relawan. Lalu, ada pula 123.769 pegawai pemerintah daerah yang turut berpartisipasi, termasuk aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), camat, dan lurah.

Baca juga: Kemensos optimalkan sistem digital untuk wujudkan bansos tepat sasaran

Kemensos juga mencatat sebanyak 42.018 pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) telah menjadi agen Perlinsos Digital. Selain itu, terdapat 48.712 anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan 29.749 anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) yang ikut terlibat.

Kemudian, jumlah ketua rukun tetangga dan rukun warga (RT/RW) yang menjadi agen Perlinsos Digital tercatat sebanyak 48.676 orang.

Gus Ipul menilai keterlibatan RT/RW masih perlu ditingkatkan karena mereka merupakan salah satu unsur yang berada paling dekat dengan masyarakat.

"Kami masih perlu kerja sekeras untuk sosialisasi karena RT RW ini adalah ujung tombak kita," ujarnya.

Ia kemudian menegaskan agen Perlinsos Digital merupakan relawan yang bekerja secara sukarela tanpa menerima bayaran. Para agen juga tidak diperbolehkan meminta imbalan kepada masyarakat atas bantuan yang diberikan.

Baca juga: Mensos target 50 persen penduduk Indonesia terdata Perlinsos di 2026

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.