asiawebawards.com
  • 2026-08-15 01:05:05 +0000 UTC

    Aug 15, 2026

    Menjajal Fasilitas Air Minum Gratis di Stasiun

    Sementara itu, Vice President Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengungkapkan, KAI Commuter telah menyediakan fasilitas air minum gratis atau water station di 43 stasiun wilayah Jabodetabek.

    Kehadiran fasilitas ini menjadi salah satu upaya KAI Commuter memberikan kenyamanan dan meningkatkan pelayanan kepada pengguna, sekaligus mendorong kebiasaan ramah lingkunhan dengan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.

    "Inovasi ini juga dalam mendukung program Environmental, social, and corporate governance (ESG) dan gerakan kampanye Green Commuter yaitu gerakan ramah lingkungan KAI Commuter dalam mendukung program keberlanjutan lingkungan, khususnya dalam mengurangi sampah plastik sekali pakai di area transportasi publik," kata Karina saat dihubungi Liputan6.com, dikutip Selasa (10/8/2026).

    Penyediaan water stasion tidak dilakukan secara langsung dan serentak, melainkan bertahap. KAI Commuter memprioritaskan stasiun-stasiun yang dinilai memiliki volume pengguna tinggi, seperti stasiun transit maupun stasiun integrasi.

    Berbeda dengan fasilitas air minum yang menggunakan galon, water station KAI Commuter terhubung langsung dengan jaringan air PDAM.

    Karina menjelaskan, KAI Commuter belum memiliki data secara spesifik mengenai debit atau volume air yang digunakan setiap harinya. Hal ini karena pasokan air berasal langsung dari jaringan PDAM, kemudian dialirkan ke mesin filtrasi sebelum dapat dikonsumsi oleh penumpang.

    "Untuk debit atau volume airnya karena dari PDAM langsung masuk ke mesin filtrasi. Ini tidak menggunakan galon atau wadah, tapi langsung dari saluran PDAM masuk ke mesin filtrasi," kata KAI Commuter.

    Meski demikian, KAI Commuter memastikan bahwa air yang tersedia telah melalui proses sterilisasi dan memenuhi standar mutu air minum. Kualitas air juga telah diuji di Water Quality Laboratory yang dikelola Coway International Indonesia bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).

    "Untuk menjaga kualitas dan higienitas air, pengujian kualitas serta perawatan fasilitas juga dilakukan secara berkala dengan memenuhi 20 dari 20 parameter baku mutu, meliputi parameter mikrobiologi seperti Escherichia coli (E. coli) dan total bakteri coliform, parameter fisik seperti suhu, total dissolved solids (TDS), kekeruhan, warna, dan bau, serta berbagai parameter kimia lainnya," jelasnya.

    Kehadiran water station ditargetkan tidak hanya ke beberapa stasiun saja. KAI Commuter berencana memperluas penyediaan water station hingga seluruh stasiun, terlebih mendapatkan respon yang positif dari masyarakat.

    Karina mengatakan, fasilitas serupa juga telah hadir di sejumlah wilayah operasional Commuter Line lainnya, seperti Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

    "Fasilitas ini mendapatkan respons yang positif dari pengguna Commuter Line. Tentunya KAI Commuter telah merencanakan pemenuhan ini di seluruh stasiun," tutupnya.

    2026-08-15 01:05:05 +0000 UTC