Pekanbaru (ANTARA) - Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni mengumumkan bayi gajah sumatra jantan yang lahir dari induknya, Lisa, di Elephant Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau diberi nama Ganesha.

Raja Juli saat mengunjungi rehabilitasi gambut di Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu, mengatakan nama tersebut diberikan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto. Dia bersyukur atas kelahiran anak keenam Lisa dan menjadi kabar bahagia bagi upaya konservasi gajah sumatra di Tesso Nilo.

"Alhamdulillah, hari ini kita sudah dapat nama untuk bayinya, baby boy. Nama diberi oleh Ibu Titiek, Ibu Ketua Komisi IV DPR RI, dan namanya adalah Ganesha," kata Raja Juli Antoni.

Nama Ganesha, lanjutnya dalam tradisi Hindu merupakan figur berkepala gajah yang dikenal dengan kebijaksanaan, awal yang baik, serta kemampuan mengatasi rintangan.

Menurutnya pemilihan nama tersebut menjadi harapan agar kelahiran Ganesha menjadi simbol kehidupan baru bagi keberlangsungan gajah sumatra dan habitatnya.

Sebelumnya Kepala Balai TNTN Heru Sutmantoro mengatakan anak gajah tersebut lahir pada Senin (28/9) malam. Bayi gajah itu merupakan kelahiran keenam dari induk Lisa hasil perkawinan (breeding) dengan gajah liar.

Menurutnya proses pemantauan intensif terhadap Gajah Lisa telah dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari mahout (pawang gajah), dokter hewan, dan perawat satwa sejak Minggu (27/9). Tim mendapati sejumlah tanda klinis awal menjelang persalinan, seperti pengerasan pada bagian mammae (kelenjar susu) serta tingkat kegelisahan induk yang meningkat melalui kondisi harian.

Pada Senin pagi (28/9), pergerakan Lisa tercatat mulai melambat. Pemantauan ketat terus dilakukan hingga sore hari saat indikasi persalinan semakin mendekati fase akhir.

"Puncak persalinan terjadi pada pukul 19.00 WIB, di mana Lisa berhasil melahirkan bayi gajah jantan secara mandiri dan selamat di area Camp EFS TNTN. Sekitar 20 menit pasca-kelahiran, tepatnya pukul 19.20 WIB, bayi gajah tersebut sudah menunjukkan refleks serta kekuatan fisik yang baik dengan mampu berdiri tegak dan menopang tubuhnya secara mandiri," ungkapnya.

Pewarta: Bayu Agustari Adha
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.