Banjarbaru (ANTARA) - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyemangati totalitas kerja keras Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api (MPA) dalam meredam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel).
"Kekompakan ini harus dipertahankan, hari ini saya melihat semua bersinergi untuk bekerja keras memadamkan lahan yang terbakar," kata dia di Banjarbaru, Minggu.
Raja Juli menyebut sebanyak 174 personel Manggala Agni dikerahkan dalam penanggulangan karhutla di Kalsel dari total 758 personel untuk operasi pemadaman di Kalimantan.
Sementara Masyarakat Peduli Api di bawah binaan Kemenhut dan jajaran Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel jumlahnya ada lebih dari 100 orang.
"Fokus pemadaman meliputi ring satu bandara, Tahura Sultan Adam, dan Kabupaten Tanah Laut," ungkapnya.
Menhut menambahkan, saat ini juga telah dilakukan penguatan dengan menyiapkan 45 personel tambahan Manggala Agni dari Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan Selatan untuk membantu wilayah yang membutuhkan penanganan lebih intensif, khususnya Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
Pengerahan personel tambahan ini dilakukan melalui Bantuan Kendali Operasi (BKO), yaitu penugasan personel dari wilayah lain untuk memperkuat operasi di daerah yang membutuhkan.
"Saat ini tim gabungan dibantu TNI-Polri dan BPBD masih berjibaku memadamkan api, melakukan pembasahan mencegah api kembali menyala pada lahan gambut yang membutuhkan penanganan lebih lama," jelasnya.
Pewarta: Firman
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.