asiawebawards.com
  • 2026-08-06 06:57:54 +0000 UTC

    Aug 06, 2026

    Menhaj: Hasil IKLHI 2026 jadi bukti transformasi haji luar biasa

    Menhaj: Hasil IKLHI 2026 jadi bukti transformasi haji luar biasa

    Kamis, 6 Agustus 2026 13:57 WIB

    Image Print

    Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf saat rilis hasil survei Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) di Kantor BPS, Jakarta, Kamis (6/8/2026). ANTARA/HO-Kemenhaj

    Jakarta (ANTARA) - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menyebut capaian Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) 2026 sebesar 83,28 persen dengan kategori memuaskan menjadi bukti bahwa transformasi layanan haji dirasakan oleh jamaah.

    “Alhamdulillah, pelaksanaan haji tahun ini berjalan dengan luar biasa. Terima kasih kepada Bapak Presiden atas terbentuknya Kementerian Haji dan Umrah. Selama ini banyak yang menilai penyelenggaraan haji semakin baik berdasarkan pengamatan di lapangan,” ujar Menhaj Irfan Yusuf di Gedung BPS, Jakarta, Kamis.

    Gus Irfan, sapaannya, mengatakan selama ini peningkatan kualitas penyelenggaraan haji lebih banyak dinilai secara kualitatif, kini perbaikan tersebut didukung oleh data kuantitatif melalui hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS).

    Menurutnya, capaian tersebut menjadi lebih bermakna karena diraih pada tahun pertama operasional Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) sebagai kementerian baru.

    Dalam masa transisi sekitar tiga hingga empat bulan, Kemenhaj menyiapkan penyelenggaraan ibadah haji dengan melibatkan sekitar 7.000 aparatur di seluruh Indonesia.

    Menhaj mengapresiasi seluruh aparatur Kemenhaj, petugas haji, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026.

    Meski demikian Menhaj menegaskan hasil survei tersebut bukan menjadi akhir dari upaya perbaikan layanan. Evaluasi tetap dilakukan, terutama pada layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), serta penguatan pelaksanaan istitha'ah kesehatan.

    “Hasil ini menjadi modal kami untuk terus berbenah. Tantangan kami bukan hanya mempertahankan capaian, tetapi meningkatkannya. Prinsip kami sederhana, hari ini harus lebih baik daripada kemarin,” kata Menhaj Irfan.

    Ia menambahkan arahan Presiden Prabowo Subianto juga menjadi pijakan dalam pengembangan penyelenggaraan haji ke depan, yakni memastikan manfaat penyelenggaraan ibadah haji semakin dirasakan masyarakat. Salah satunya melalui penguatan penggunaan produk dan bahan konsumsi asal Indonesia dalam rantai pasok haji.

    Sebelumnya BPS merilis hasil IKLHI luar negeri tahun 1447 Hijriah/2026 yang mencatat angka 83,28 poin atau meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai 81,46 poin.

    “IKLHI luar negeri tahun 2026 mencapai 83,28 poin meningkat dibandingkan dengan tahun 2025,” ujar Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti.

    Pengukuran IKLHI tersebut merupakan metodologi baru yang diterapkan oleh BPS yang mengukur kualitas penyelenggaraan ibadah haji secara lebih komprehensif mulai 2026.

    Amalia mengatakan penyempurnaan metodologi dilakukan untuk menggantikan Indeks Kepuasan Jamaah Haji Indonesia (IKJHI) yang selama ini digunakan.

    Baca juga: Menhaj: Ekosistem perhajian harus tumbuh dalam visi yang sama

    Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPS rilis IKLHI 2026, Menhaj: Alhamdulillah, pelayanan haji luar biasa

    Pewarta : Asep Firmansyah
    Editor: Wening Caya Ing Tyas
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    2026-08-06 06:57:54 +0000 UTC