Mengenal La Masia, Akademi FC Barcelona Pencetak Pemain Kelas Dunia
CNN Indonesia
Senin, 20 Jul 2026 16:57 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --
Kemenangan timnas sepak bola Spanyol atas Argentina pada gelaran Piala Dunia 2026 turut melambungkan lagi nama akademi La Masia.
Hal ini pun kemudian memancing penasaran, sebenarnya apa itu La Masia?
Bagi para penggemar sepak bola, nama La Masia tentu sudah tidak asing lagi. Akademi milik FC Barcelona ini dikenal sebagai salah satu sekolah sepak bola terbaik di dunia karena konsisten melahirkan pemain-pemain berkualitas yang kemudian bersinar bersama Barcelona maupun klub-klub elite Eropa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, bagi mereka yang baru mengikuti dunia sepak bola, La Masia mungkin masih terdengar asing. Tak sedikit yang mengira La Masia hanya sekadar akademi sepak bola.
Padahal, tempat ini bukan hanya berfokus pada pengembangan kemampuan teknis pemain, tetapi juga membentuk karakter, kecerdasan taktik, dan filosofi bermain yang menjadi identitas Barcelona.
Apa itu La Masia?
Dikutip dari laman La Masia, sejarah akademi sepak bola ini sudah dimulai pada 1979. Nama La Masia, yang secara harfiah berarti "rumah pertanian", merujuk pada bangunan yang kemudian dijadikan pusat pembinaan pemain muda FC Barcelona.
La Masia didirikan untuk mengembangkan talenta-talenta muda berbakat agar dapat dibina menjadi pesepak bola profesional di masa depan.
Alih-alih menawarkan fasilitas yang mewah, La Masia justru menerapkan prinsip kesederhanaan bagi para pemain muda yang menimba ilmu di akademi yang berada di dekat Stadion Camp Nou tersebut.
Metode pembinaan di La Masia juga berbeda dengan banyak akademi sepak bola lainnya. Di tempat ini, pembentukan karakter menjadi prioritas utama.
Para pemain dididik untuk tetap rendah hati, disiplin, serta menjunjung tinggi rasa hormat, baik di dalam maupun di luar lapangan, sebelum mengasah kemampuan bermain sepak bola.
Pilihan Redaksi
- Bisa Apa Messi melawan Negara yang Berjasa Membesarkan Bakatnya?
- 5 Kebiasaan Warga Spanyol yang Mungkin Terasa Aneh buat Orang RI
- Bukti Argentina Tak Layak Juara: Kiper Paling Sering Kuasai Bola
Popularitas La Masia sebagai salah satu akademi sepak bola terbaik dunia mulai mencapai puncaknya pada era 1990-an.
Di bawah pengaruh filosofi sepak bola total (total football) yang dibawa Johan Cruyff, La Masia kemudian melahirkan gaya bermain tiki-taka yang menjadi DNA permainan Barcelona dan turut menginspirasi kesuksesan Timnas Spanyol.
Pendekatan yang menekankan nilai-nilai kemanusiaan dan pembentukan karakter itu terbukti membuahkan hasil. Pada Piala Dunia 2026, lulusan La Masia menghiasi berbagai lini Timnas Spanyol maupun Argentina.
Tercatat, sedikitnya delapan pemain Timnas Spanyol yang tampil di Piala Dunia 2026 merupakan alumni La Masia. Mereka antara lain Lamine Yamal, Dani Olmo, Gavi, Pau Cubarsí, Eric García, Alejandro Grimaldo, Víctor Muñoz, dan Marc Cucurella.
Mereka bukan sekadar pelengkap skuad. Sejumlah nama seperti Lamine Yamal, Dani Olmo, Marc Cucurella, dan Pau Cubarsí menjadi pemain kunci Timnas Spanyol. Bahkan, Cubarsí dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026.
Tak hanya itu, megabintang Timnas Argentina, Lionel Messi, juga merupakan salah satu lulusan sekaligus ikon paling sukses yang pernah dihasilkan La Masia.
Demikian pembahasan mengenai akademi sepak bola La Masia yang telah melahirkan banyak pemain kelas dunia dan menjadi salah satu pusat pembinaan talenta muda paling bergengsi dalam sejarah sepak bola.
(ahd/fef)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNN]