asiawebawards.com
  • 2026-08-19 05:22:31 +0000 UTC

    Aug 19, 2026

    Mendagri inspeksi dan evaluasi penanganan dan pemulihan pascagempa di Ende

    Jakarta (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melakukan inspeksi sekaligus mengevaluasi penanganan dan kebutuhan pemulihan pascagempa di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Mendagri mengatakan, dirinya akan mengecek sejumlah lokasi terdampak, termasuk kondisi infrastruktur hingga layanan dasar masyarakat. Ia juga akan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait guna memastikan penanganan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan.

    “Untuk bahan kita melakukan evaluasi dengan semua tim, dengan kementerian-kementerian, Kepala BNPB, jadi kita tahu titik mana yang memerlukan apa, mana yang rusak jalannya, otomatis Menteri PU (segera perbaiki),” kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

    Tito juga menyoroti persoalan kelistrikan sebagai salah satu layanan dasar yang perlu segera dipulihkan. Saat meninjau wilayah Kabupaten Manggarai Timur, Mendagri mendapati masih adanya kecamatan yang belum mendapatkan aliran listrik.

    “Saya langsung menelepon Dirut PLN, timnya turun langsung,” ujarnya.

    Selain memastikan infrastruktur dan layanan dasar kembali berfungsi, Mendagri menegaskan bahwa keselamatan korban menjadi prioritas pada tahap awal penanganan bencana. Masyarakat yang sakit harus segera mendapat pengobatan, sementara kebutuhan dasar keluarga terdampak juga harus dipenuhi.

    “Prioritas utama, evakuasi dan menolong korban, dan memulihkan infrastruktur dasar … listrik, internet, komunikasi ya, kemudian jalan, akses, harus dibuka,” kata Mendagri dengan tegas.

    Menurutnya, pemulihan akses dan infrastruktur harus diarahkan terlebih dahulu pada fungsi yang paling mendesak bagi masyarakat. Hal ini termasuk perbaikan jembatan dan penyediaan air minum sebagai kebutuhan dasar.

    Mendagri menjelaskan, penanganan bencana akan berlangsung secara bertahap. Setelah kebutuhan mendesak dan layanan dasar masyarakat tertangani, pemerintah akan memasuki masa transisi sebelum berlanjut ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

    Pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, pemerintah akan menentukan langkah penanganan permanen berdasarkan tingkat kerusakan masing-masing infrastruktur. Hal ini penting agar penanganan dapat dilakukan secara tepat dan sesuai kebutuhan.

    “Jadi, ya, masyarakat sabar, perlu waktu. Yang penting kita semua turun, bekerja sama [pemerintah] pusat, daerah, dan masyarakat,” tuturnya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-19 05:22:31 +0000 UTC