Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon ingin penguatan ekosistem seni pertunjukan mencakup teater sebagai salah satu bentuk seni pertunjukan yang dapat berkembang bersama berbagai bentuk pertunjukan lainnya.
Menurut dia, hal tersebut merupakan salah satu kegiatan yang sejalan dengan visi Kementerian Kebudayaan, salah satunya membangun ekosistem seni pertunjukan, yang dalamnya ada teater, tari, dan berbagai bentuk pertunjukan lainnya.
“Teater menjadi salah satu bidang yang kita harapkan dapat terus kita majukan ekosistemnya sehingga tumbuh dan berkembang, sekaligus saling mendukung dengan musical play, drama musikal, dan bentuk-bentuk pertunjukan lainnya yang ke depan dapat menjadi bagian dari perkembangan seni pertunjukan Indonesia,” ujar Menbud Fadli dalam keterangan pers kementerian yang diterima dan dikonfirmasi di Jakarta pada Sabtu.
Baca juga: Rahayu Saraswati pentaskan monolog perdana "Kalau Bukan Aku"
Baca juga: Monoplay Melati Pertiwi hadirkan pahlawan perempuan lewat monolog
Dalam hal itu, Menbud Fadli turut mengapresiasi pementasan monolog “Kalau Bukan Aku” oleh Rahayu Saraswati yang mengangkat isu perdagangan orang melalui seni pertunjukan.
Monolog “Kalau Bukan Aku” mengangkat isu perdagangan orang atau human trafficking melalui perspektif keluarga korban. Dalam pementasan tersebut, Rahayu Saraswati membawakan kisah seorang perempuan yang kehilangan adiknya dan berupaya mencari keberadaan sang adik tanpa kabar maupun jejak yang jelas.
Menurut Fadli, penghayatan terhadap isu tersebut dalam karya turut didukung oleh perhatian dan pengalaman Rahayu Saraswati dalam upaya mencegah dan melawan perdagangan orang.
“Pertunjukan ini mengangkat tema yang sangat penting tentang perdagangan manusia. Saya mengetahui dan menyaksikan sendiri perhatian Sarah terhadap isu ini sejak beberapa tahun lalu, termasuk keterlibatannya dalam forum internasional terkait human trafficking. Karena itu, pengalaman dan pemikirannya dalam upaya mencegah dan melawan perdagangan manusia memberikan penghayatan yang kuat ketika isu tersebut dibawakan melalui karya monolog,” ujar dia.
Melalui pementasan “Kalau Bukan Aku”, seni pertunjukan tidak hanya menjadi ruang ekspresi artistik, tetapi juga dapat menghadirkan isu sosial kepada masyarakat. Kementerian Kebudayaan terus berkomitmen mendorong tumbuhnya ekosistem seni pertunjukan sebagai bagian dari penguatan ekosistem kebudayaan Indonesia.
Baca juga: Wamenekraf sebut Drayang jadi cara pasarkan teater ke dunia
Baca juga: Menekraf perkuat ekosistem musik dan seni pertunjukan di Merauke
Baca juga: Kemenkumham sosialisasikan perlindungan kekayaan intelektual seniman
Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.