asiawebawards.com
  • 2026-07-20 10:06:15 +0000 UTC

    Jul 20, 2026

    Memasuki musim panen, Bulog optimalkan penyerapan hasil pertanian Kalteng

    Memasuki musim panen, Bulog optimalkan penyerapan hasil pertanian Kalteng

    Senin, 20 Juli 2026 17:06 WIB

    Image Print

    Pemimpin Bulog Kanwil Kalimantan Tengah Erwin Budiana bersama lainnya saat panen raya serentak oleh Presiden RI di wilayah pertanian Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (17/7/2026). (ANTARA/HO-Bulog)

    Palangka Raya (ANTARA) - Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) mengoptimalkan penyerapan hasil pertanian padi di provinsi setempat, terutama karena saat ini sebagian daerah sudah mulai memasuki masa panen.

    "Saat ini sebagian wilayah di Kalimantan Tengah mulai memasuki musim panen. Momentum ini kami manfaatkan untuk terus mengoptimalkan penyerapan gabah petani sesuai ketentuan pemerintah," kata Pemimpin Bulog Kanwil Kalimantan Tengah Erwin Budiana di Palangka Raya, Senin.

    Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Bulog dalam mendukung kesejahteraan petani sekaligus memperkuat cadangan pangan pemerintah baik di tingkat daerah maupun nasional. Diketahui harga beli gabah sesuai ketetapan pemerintah adalah Rp6.500 per kilogram.

    Tercatat hingga 19 Juli 2026, realisasi pengadaan atau penyerapan Bulog Kalteng mencapai 17.793 ton gabah atau setara 9.161 ton beras, dari target 30.420 ton gabah atau 15.805 ton setara beras.

    "Maka dengan capaian tersebut, realisasi pengadaan telah mencapai 58 persen dari target setara beras," jelasnya.

    Baca juga: Kalimantan Tengah bangun ekosistem digital sehat untuk generasi muda

    Erwin menekankan hadirnya Bulog di tengah petani khususnya Kalimantan Tengah diharap mampu memberikan kepastian pasar serta mendukung stabilitas harga gabah di tingkat petani.

    Lebih lanjut dia memaparkan, Bulog Kalimantan Tengah juga terus memperkuat peran dalam menjaga stabilitas pangan melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.

    Penyaluran beras melalui Program SPHP menjadi upaya lainnya dalam menjaga ketersediaan beras dan menstabilkan harga di pasaran. Penyaluran dilakukan melalui jaringan Rumah Pangan Kita (RPK), kios pangan, koperasi, serta mitra penyalur lainnya yang telah ditetapkan.

    Per 19 Juli 2026, realisasi penyaluran beras SPHP di seluruh Kalimantan Tengah mencapai 4.191 ton dari target 8.469 ton atau setara 49,5 persen.

    Kemudian Bulog juga telah menyelesaikan penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah alokasi Februari–Maret 2026. Program tersebut terealisasi 100 persen pada 30 Juni 2026, dengan total penyaluran sebanyak 4.100 ton beras dan 820 ribu liter minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat.

    Baca juga: OJK Kalimantan Tengah pacu literasi keuangan masyarakat segmen keluarga

    Baca juga: Puncak O2SN 2026, Gubernur Kalteng ajak generasi muda terus mengukir prestasi

    Baca juga: Penuh semangat, Gubernur Kalteng sapa peserta didik baru SMA/SMK hingga SKH

    Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
    Uploader: Admin 3
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-07-20 10:06:15 +0000 UTC