Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:48 WIB
VIVA – Hyundai Hillstate harus segera berbenah setelah kalah telak 0-3 dari Expressway Hi-Pass pada laga pembuka KOVO Cup 2026. Pelatih Kang Sung-hyung kini dituntut membenahi koordinasi tim sebelum menghadapi GS Caltex pada Jumat (16/10/2026).
Baca Juga
Kekalahan tersebut memperlihatkan sejumlah persoalan dalam permainan Hyundai Hillstate. Tingkat keberhasilan serangan mereka hanya mencapai 27,7 persen. Selain itu, tim juga melakukan 17 kesalahan sendiri (unforced errors) dan kehilangan tujuh poin akibat blok lawan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di tengah hasil mengecewakan tersebut, Hyundai Hillstate mencatatkan 83 dig sukses dan 17 receive akurat. Namun, statistik itu belum cukup untuk menutupi masalah efektivitas serangan dan koordinasi antarpemain.
Baca Juga
Kang Sung-hyung pun memiliki pekerjaan rumah sebelum timnya kembali bertanding. Terlebih, kondisi Megawati Hangestri Pertiwi ternyata belum sepenuhnya pulih setelah menjalani operasi usus buntu.
Kondisi Megawati Belum 100 Persen
Baca Juga
Kang mengungkapkan Megawati masih dalam tahap pemulihan ketika tampil pada pertandingan pembuka KOVO Cup 2026. Meski kondisinya belum optimal, pemain yang dijuluki Megatron itu tetap mendapat kesempatan bermain.
“Setelah menjalani operasi usus buntu, Mega langsung bertanding di turnamen ini, jadi kondisinya belum 100 persen,” ujar Kang.
Sang pelatih sempat mempertimbangkan untuk menurunkan Megawati sebagai pemain pengganti. Namun, terbatasnya waktu persiapan menjelang kompetisi reguler membuatnya memilih memberikan kesempatan bermain demi membangun koordinasi tim.
Selain Megawati, Jordan Wilson juga menjadi pemain yang diharapkan mampu memberikan kontribusi besar. Pemain asal Amerika Serikat itu dituntut tidak hanya produktif dalam menyerang, tetapi juga membantu tim dalam penerimaan bola.
“Selain dituntut menjadi pencetak poin yang andal, dia juga harus menjadi penerima bola (receiver) yang bagus. Jordan adalah pemain kunci kami musim ini,” kata Kang.
Kim Da-in Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate
Menghadapi GS Caltex, Hyundai Hillstate perlu meningkatkan variasi serangan, termasuk memaksimalkan quick attack melalui pemain tengah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kehadiran Bae Yu-na yang mengisi posisi middle blocker setelah Yang Hyo-jin pensiun juga menjadi bagian dari upaya memperkuat permainan tim.
Peran setter Kim Da-in akan sangat menentukan. Akurasi umpannya dibutuhkan untuk membangun serangan yang lebih efektif sekaligus memaksimalkan kemampuan Megawati dan Wilson di lini depan.
Halaman Selanjutnya
Di sisi lain, GS Caltex juga memiliki potensi ancaman meski kalah 1-3 dari Hi-Pass pada pertandingan pembuka. Mereka mencatatkan tingkat keberhasilan serangan sebesar 35,9 persen, 76 dig sukses, 28 receive akurat, dan 50 poin serangan.