Media Vietnam Sebut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Alami Kemerosotan Karier usai Tinggalkan Eropa
Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:00 WIB
VIVA – Media Vietnam, Soha menilai banyak pemain naturalisasi Timnas Indonesia mengalami kemerosotan karier setelah meninggalkan kompetisi Eropa.
Baca Juga
Dalam ulasannya, media tersebut menyebut sejumlah pemain yang sebelumnya digadang-gadang menjadi tulang punggung skuad Garuda kini kesulitan mempertahankan performa di level klub.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Mereka menyebut gelombang naturalisasi sempat dianggap sebagai cara instan untuk meningkatkan kualitas Timnas Indonesia. Namun, media tersebut menilai kenyataan di level klub justru menunjukkan banyak pemain mengalami penurunan karier setelah berganti kewarganegaraan dan tidak lagi bermain di kompetisi Eropa.
Baca Juga
Penyerang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen
Photo :
- Timnas Indonesia
"Namun, kenyataan pahit di level klub menunjukkan bahwa karier banyak pemain merosot setelah mereka berganti kewarganegaraan," tulis Soha Kamis 13 Agustus 2026.
Baca Juga
Media tersebut kemudian menyoroti sejumlah nama seperti Sandy Walsh, Eliano Reijnders, Ragnar Oratmangoen, Dion Markx, dan Rafael Struick. Menurut Soha, para pemain yang dibina di Eropa itu kini sama-sama kesulitan mengamankan tempat di klub masing-masing.
Media itu juga menyinggung kondisi Ragnar Oratmangoen yang kembali bermain di Indonesia setelah menjalani musim yang kurang memuaskan di Belgia bersama Dender.
Tak hanya itu, media Vietnam tersebut juga menyoroti nasib Marselino Ferdinan dan Ivar Jenner yang kini belum memiliki klub. Soha menilai situasi itu menjadi perhatian karena keduanya membutuhkan menit bermain secara reguler untuk menjaga perkembangan karier.
Dalam analisisnya, Soha menyebut sebagian pemain Indonesia dinilai tidak mampu bertahan menghadapi ketatnya persaingan di kompetisi Eropa. Bahkan setelah kembali bermain di Indonesia, performa mereka disebut belum kembali ke level terbaik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kecuali Thom Haye, yang mempertahankan keterampilan dan ketenangan tingkat atasnya, sebagian besar pemain yang disebutkan di atas hanya mencapai performa biasa-biasa saja," tulis Soha.
Media tersebut menambahkan bahwa bermain di kompetisi dengan tingkat persaingan yang lebih rendah dinilai turut memengaruhi ketahanan mental dan kualitas permainan sebagian pemain sehingga penampilan mereka tidak setajam saat masih berkarier di Eropa.
Timnas Indonesia Terima Kabar Gembira Jelang Serie A Bergulir dan FIFA ASEAN Cup 2026
Kabar gembira datang dari kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes. Bek berusia 25 tahun tersebut kembali mengikuti latihan bersama Sassuolo setelah sebelumnya harus menepi unt
VIVA.co.id
13 Agustus 2026