Majelis Rakyat Papua dorong Pemerintah Belanda kerja sama pendidikan dan kesehatan bagi OAP
Selasa, 22 September 2026 13:06 WIB
Suasana pertemuan Wakil Ketua II MRP Roberth Horik dengan Wakil Kepala Misi atau Wakil Duta Besar Belanda untuk Indonesia Adriaan Palm di ruang rapat Gedung MRP, di Kota Jayapura, Papua, Senin (21/9/2026). ANTARA/Qadri Pratiwi
Jayapura (ANTARA) - Majelis Rakyat Papua (MRP) mendorong kerja sama dengan Pemerintah Belanda untuk mendukung peningkatan akses pendidikan dan kesehatan bagi Orang Asli Papua (OAP).
Wakil Ketua II MRP Roberth Horik, di Jayapura, Senin (21/9), mengatakan aspirasi tersebut disampaikan saat MRP menerima kunjungan delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia.
“Dalam pertemuan tersebut delegasi Belanda menanyakan tugas dan fungsi MRP serta berbagai persoalan yang berkaitan dengan pemenuhan hak dasar orang asli Papua,” katanya, usai pertemuan di ruang rapat Gedung MRP Kota Jayapura, Papua, Senin.
Menurut Roberth, pihaknya menjelaskan MRP memiliki tugas dan fungsi melindungi hak-hak dasar OAP. Karena itu, pihaknya menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat yang hingga kini masih membutuhkan perhatian, terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan.
"Salah satu aspirasi yang disampaikan berkaitan dengan kepastian jaminan kesehatan bagi masyarakat Papua, termasuk harapan agar Kartu Papua Sehat dapat kembali menjadi salah satu bentuk layanan kesehatan bagi masyarakat," ujarnya.
Dia menjelaskan, selain kesehatan, pihaknya juga menyampaikan perlunya peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi OAP. Untuk itu pihaknya berharap adanya kerja sama dengan Pemerintah Belanda pada bidang pendidikan
"Dan kami melihat bahwa aspirasi yang disampaikan ini mendapatkan respons yang positif dari Wakil Kepala Misi atau Wakil Duta Besar Belanda untuk Indonesia Adriaan Palm, sehingga diharapkan adanya tindak lanjut," katanya pula.
Pihaknya berharap komunikasi antara MRP dan Pemerintah Belanda dapat terus berlanjut, termasuk melalui pembahasan kerja sama yang mencakup pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi kerakyatan.
"Kami juga berharap dapat melakukan kunjungan ke Belanda untuk membahas lebih lanjut peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat asli Papua," ujarnya lagi.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026