Bangkalan (ANTARA) - Madura United FC mulai mematangkan persiapan guna menghadapi PSS Sleman yang akan digelar pekan kedua Liga 1 2026-2027 pada 12 September 2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Pelatih Madura United FC Jose Manuel Gomes da Silva mengatakan, persiapan khusus dilakukan, karena PSS Sleman tergolong tim yang kuat, sehingga membutuhkan strategi khusus untuk bisa memenangkan pertandingan.
"Yang kami tahu PSS Sleman adalah tim bagus dan kuat. Karena itu, kami membutuhkan persiapan khusus untuk menghadapi mereka, apalagi laga di pekan kedua kali ini digelar di Sleman," kata Ze Gomes seusai memimpin latihan di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu malam.
Ia menjelaskan, Madura memiliki bekal bagus untuk menghadapi PSS Sleman, karena di laga perdana, klub berjuluk 'Laskar Sape Kerrap' itu bisa meraih poin penuh saat menjamu Persijap Jepara dengan skor akhir 2-0.
"Ini tentu bekal yang bagus. Target kami untuk PSS Sleman sama, yakni tiga poin. Jika tidak, maka satu poin juga tidak apa-apa," kata Gomes.
Pelatih asal Portugal ini menjelaskan, ada tiga pemain yang tidak bisa diturunkan menghadapi klub berjuluk 'Super Eja' tersebut, yakni Giovani Numberi, Jordy Wehrmann, dan Aji Kusuma.
Namun demikian, tim pelatih telah melakukan penyesuaian komposisi, sehingga tidak mengganggu performa tim saat menghadapi PSS Sleman.
"Laga melawan PSS Sleman ini memang menjadi tantangan tersendiri bagi Madura United. Sebab, dalam dua pertemuan terakhir, Madura selalu menelan kekalahan," kata Gomes.
Madura United kalah telak 0-4 saat bertandang ke Sleman pada putaran pertama Liga 1 2024/2025.
Madura kembali menekan kekalahan pada putaran kedua di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), dengan skor 0-3.
"Kami ingin di pekan kedua Liga I 2026-2027 pada 12 September nanti, Madura bisa pulang dengan membawa tiga poin," kata Gomes.
Pewarta: Abd Aziz
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.