asiawebawards.com
  • 2026-08-03 12:37:26 +0000 UTC

    Aug 03, 2026

    LPS Bantah Fenomena Makan Tabungan, Simpanan Kecil Masih Tumbuh

    AKURAT.CO Isu mengenai masyarakat yang mulai menggerus tabungan untuk memenuhi kebutuhan hidup kembali mencuat setelah sejumlah indikator menunjukkan pelemahan daya beli.

    Namun, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan data yang dimilikinya belum menunjukkan adanya fenomena tersebut secara agregat.

    Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, mengatakan pertumbuhan simpanan masyarakat masih terjadi di seluruh kelompok nominal rekening berdasarkan data yang dihimpun bersama Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, dan Kementerian Keuangan.

    Baca Juga: OJK-LPS Matangkan Syarat Program Penjaminan Polis

    Menurut Anggito, data tersebut mencakup sekitar 696 juta rekening perbankan di Indonesia dan digunakan untuk memantau perkembangan dana masyarakat secara agregat.

    "Simpanan di bawah Rp100 juta tumbuh 5,16 persen secara tahunan. Bahkan simpanan di bawah Rp5 juta tumbuh 7,36 persen. Jadi kalau ditanya apakah terjadi fenomena makan tabungan, berdasarkan data agregat kami tidak menunjukkan hal tersebut," ujar Anggito dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (3/8/2026).

    Ia menjelaskan, LPS menggunakan pendekatan pertumbuhan tahunan (year-on-year) dan bukan membandingkan posisi tabungan sejak 2018. Dengan metode tersebut, seluruh kelompok simpanan masih menunjukkan tren peningkatan.

    Data LPS mencatat simpanan pada kelompok di atas Rp5 miliar masih menjadi penyumbang utama pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), dengan kenaikan mencapai 15,44% secara tahunan. Namun, Anggito menegaskan pertumbuhan juga terjadi pada kelompok simpanan yang lebih kecil.

    Ia mengakui secara individual terdapat nasabah yang mengurangi tabungan untuk kebutuhan konsumsi maupun nasabah yang justru menambah simpanannya. Meski demikian, secara agregat seluruh kelompok nominal simpanan masih bertumbuh.

    Pernyataan tersebut sekaligus merespons munculnya pertanyaan mengenai tren penurunan rata-rata tabungan kecil yang sempat dikaitkan dengan melemahnya daya beli masyarakat.

    Baca Juga: LPS Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Perkuat Organisasi melalui Sistem Meritokrasi yang Independen

    Di sisi lain, Anggito menegaskan LPS tidak melakukan kajian mengenai perilaku konsumsi masyarakat.

    Fokus lembaga tersebut, kata dia, adalah memantau perkembangan dana simpanan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sistem keuangan.

    2026-08-03 12:37:26 +0000 UTC