Seoul -
K-pop dan K-drama sukses mendatangkan banyak turis ke Korea Selatan. Turis yang doyan belanja terpantau datang ke daerah ini.
Distrik Jung-gu di Seoul, mencatatkan hampir seperempat dari total belanja menggunakan kartu asing untuk keperluan belanja di Korea pada kuartal kedua tahun 2026. Salah satu kawasannya adalah pusat perbelanjaan Myeongdong, seperti dikutip dari Korea Herald pada Senin (14/9/2026).
Menurut data Korea Tourism Organization (KTO), total nilai transaksi menggunakan kartu kredit terbitan luar negeri muncul di berbagai tempat, mulai dari toserba, gerai ritel, toko bebas bea, supermarket besar, hingga minimarket dan toko suvenir. Total pengeluaran turis mencapai Won 2,36 triliun (Rp 30,95 triliun) secara nasional, dengan kontribusi sebesar 568,4 miliar won berasal dari Jung-gu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah pendapatan distrik itu naik 24,1 persen dari 20 persen pada tahun sebelumnya.
Myeongdong dan Sogongdong merupakan lokasi gerai utama toserba Lotte dan Shinsegae, toko bebas bea di pusat kota, serta berbagai toko mode. Tak heran dua kawasan ini menjadi pusat perbelanjaan utama bagi wisatawan.
Konsentrasi belanja ini terlihat paling menonjol di toserba, gerai ritel, dan supermarket besar. Jung-gu menyumbang 38 persen dari total belanja kartu asing secara nasional di tempat-tempat tersebut pada kuartal kedua, dengan nilai transaksi sebesar 385,5 miliar won dari total Won 1,02 triliun (Rp 13,37 triliun).
Analisis terpisah yang dilakukan oleh Lotte Members menggunakan data KTO untuk bulan Mei 2026 menunjukkan bahwa kawasan Myeongdong saja menyumbang 27,8 persen dari total belanja wisatawan asing secara nasional.
Myeongdong berada di urutan pertama, kemudian diikuti oleh Seongsudong dengan pangsa 5,7 persen, Jamsildong sebesar 4,6 persen, dan Yeouido-dong sebesar 3,2 persen.
Data KTO juga menunjukkan meningkatnya popularitas kawasan Seongsudong di antara turis.
Jumlah pengunjung asing ke Seongdonggu, yang mencakup Seongsudong, meningkat 60,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara Yeongdeungpogu sebuah wilayah yang mencakup Yeouido, mencatat kenaikan sebesar 27,6 persen. Angka pertumbuhan kedua wilayah tersebut melampaui pertumbuhan jumlah pengunjung di Jung-gu yang tercatat sebesar 25,5 persen.
Angka-angka ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan jumlah pengunjung asing yang lebih pesat di Seongsudong dan Yeouido tidak menggeser posisi Junggu sebagai pusat perbelanjaan utama.
"Dengan adanya pusat perbelanjaan yang menampung butik-butik mewah, kawasan Myeongdong mempertahankan statusnya sebagai pusat belanja di mana kunjungan benar-benar berujung pada pembelian," ujar seorang pejabat industri.
(bnl/wsw)